JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Masih dalam rangkaian perayaan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin, Wali Kota Muhammad Yamin HR, secara resmi membuka turnamen Papadaan Handball Cup 2026 antar daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Upik Indoor Futsal, Banjarmasin.
Turnamen ini merupakan inisiatif RSUD Sultan Suriansyah bekerja sama dengan Bank Kalsel, dengan melibatkan tim dari sejumlah kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, di antaranya Tapin dan Hulu Sungai Utara (HSU).
Ajang tersebut tidak hanya menjadi wadah kompetisi bagi atlet bola tangan, tetapi juga menjadi magnet bagi pecinta olahraga. Antusiasme peserta terlihat sejak awal pertandingan, mencerminkan tingginya minat terhadap cabang olahraga handball di Kalimantan Selatan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Muhammad Yamin HR menegaskan bahwa turnamen ini menjadi langkah strategis dalam menjaring bibit atlet potensial yang diharapkan mampu mengharumkan nama daerah.
“Kita ingin olahraga handball ini bisa lebih eksis dan maju, khususnya di Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, selain sebagai ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar komunitas olahraga. Para atlet, lanjutnya, dapat mengukur kemampuan teknik dan fisik yang telah dilatih melalui pertandingan langsung.

Sebagai tanda dimulainya turnamen, Wali Kota melakukan pelemparan bola pertama secara simbolis.
Yamin juga berpesan kepada seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan fair play selama pertandingan berlangsung.
“Jaga keamanan, jangan sampai ada yang cedera. Ikuti arahan wasit dan panitia dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, ia memotivasi para atlet untuk menjadikan turnamen ini sebagai batu loncatan menuju prestasi yang lebih tinggi, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam momentum Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin.
“Saya ucapkan selamat bertanding. Tetap semangat, jaga fair play, dan jadikan momentum ini untuk meraih prestasi terbaik,” tutupnya.
Turnamen Papadaan Handball Cup 2026 diharapkan menjadi pemicu bagi cabang olahraga lainnya untuk lebih rutin menggelar kompetisi, sekaligus memperkuat posisi Kalimantan Selatan sebagai daerah penghasil atlet berprestasi di tingkat nasional.
(Hik/Ang)













