JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pemuda Panca Marga (PPM) Legiun Veteran Republik Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, melaksanakan kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama pengurus PPM se-Kalsel, berlangsung di salah satu hotel di Banjarmasin, Selasa (18/3/2025).
Kegiatan ini juga mengundang Ketua Umum Pimpinan Pusat Berto Izaak Doko dan Sekjen Edi Prasetyo.

Ketua Pimpinan Daerah Fatimah Adam mengatakan, sebelumnya dirinya sempat menolak untuk menjadi ketua karena stagnan. Namun sekarang ia mau menerima posisi tersebut karena kurangnya perhatian.
“Jadi waktu dahulu ketika masih aktif di Dinas Sosial, saya selalu mengangkat bagaimana veteran itu selalu hadir, bahkan ada dana kesra di dinas,” ungkapnya.
Jadi memang gebrakan itu tegas Fatimah, sudah ada dari dahulu dan di pusat.
“Jadi dana APBN atau APBD untuk veteran itu sudah sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1967, dan itu wajib, cuman tinggal pelaksanaannya yang harus melalui gebrakan,” imbuhnya.
“Jadi kami LVRI maupun PPM itu sudah ada dasarnya,” sambung Fatimah.
Oleh karena itu, jelasnya, kalau Ketua PPM itu hanya diam, bisa dipastikan banyak orang akan tidak ingat lagi dengan para veteran, karena sudah berusia senja.
“Kami lah anak-anak keturunan veteran ini yang berusaha bersama ketum dari pusat, menggebrak melalui APBN kementerian, supaya orang tua kita makin sejahtera,” beber Fatimah.
Kemudian Berto Izaak Doko mengaku merasa sangat terhormat dapat hadir bersama Sekjen PP PPM di acara silaturahmi dan buka puasa ini.
“Kita harus mendukung program pemerintah hari ini, yaitu Astacita, dan itu wajib, karena beliau sudah kita pilih, Pak Prabowo. Apa pun program unggulannya, maka harus kita dukung,” katanya.
Dikatakan Berto, PPM mengambil dari program ketahanan pangan, dengan sudah membentuk Patriot Pangan PPM LVRI.
“Kami akan fokus di sana, sehingga target ketahanan pangan insyaAllah kalau kita mau kerja bareng semuanya, baik pemerintah, swasta, dan organisasi, insyaAllah pasti berjalan,” pungkasnya.
(Ian/Ang)














