JURNALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H. Hasnuryadi Sulaiman didampingi Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Kalsel, drg. Hj. Ellyana Trisya Hasnuryadi melaksanakan kunjungan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Rasyidiyah, Desa Telaga Silaba, Kecamatan Amuntai Selatan, Sabtu (7/3/2026) yang bertepatan dengan 17 Ramadan 1447 Hijriah.
Safari Ramadan ini sebelumnya telah dilaksanakan di Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala, dan Kota Banjarbaru. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan pemerintah daerah serta masyarakat dalam suasana Ramadan yang penuh keberkahan.
Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman secara simbolis menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Kalsel kepada masyarakat. Selain itu, juga disalurkan paket sembako bagi warga yang membutuhkan.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan warga di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Mengawali sambutannya, Hasnuryadi menyampaikan salam dari Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, serta Ketua TP PKK Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, ulun mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas sambutan hangat dari masyarakat Desa Telaga Silaba dan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara,” ujar Hasnuryadi.
Menurutnya, kegiatan Safari Ramadan tidak hanya menjadi agenda rutin pemerintah, tetapi juga momentum penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Wagub menegaskan bahwa bulan suci Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta membangun kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah.
“Bulan suci Ramadan adalah waktu terbaik bagi kita untuk saling mengetuk pintu hati, saling memaafkan, dan memperkuat kebersamaan. Kehadiran kami di sini untuk memastikan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten tetap terjaga demi kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.
Di akhir sambutannya, Hasnuryadi mengajak seluruh masyarakat untuk memaksimalkan ibadah di bulan Ramadan sekaligus menjaga kebersamaan dalam membangun daerah.
“Mari kita jaga banua kita dengan doa dan kerja nyata. Semoga amal ibadah kita di bulan penuh rahmat ini diterima oleh Allah SWT,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Hulu Sungai Utara, H. Sahrujani menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ke daerahnya.
Menurutnya, kehadiran Wakil Gubernur Hasnuryadi menjadi bukti perhatian pemerintah provinsi terhadap masyarakat Hulu Sungai Utara.
“Keberadaan Bapak Wakil Gubernur di tengah masyarakat HSU merupakan wujud nyata perhatian pemerintah provinsi kepada daerah kami,” ujar Sahrujani.
Pada kesempatan tersebut, Sahrujani juga melaporkan kondisi terkini wilayahnya, khususnya terkait penanganan banjir yang kerap melanda kawasan Amuntai.
Ia menjelaskan bahwa wilayah HSU sering menerima kiriman air dari berbagai daerah sekitar, seperti Tanjung, Balangan, hingga Barabai.
Namun berkat bantuan alat ekskavator apung dari Pemerintah Provinsi Kalsel untuk normalisasi sungai, penanganan penurunan debit air kini dapat dilakukan lebih cepat.
Selain itu, Sahrujani juga mempromosikan potensi kerajinan khas masyarakat Amuntai Selatan yang telah dikenal secara nasional. Ia berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk organisasi perempuan tingkat provinsi, untuk membantu memperluas pemasaran produk UMKM lokal agar memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi para perajin.
Acara Safari Ramadan tersebut juga diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiah oleh KH. Said Masrawan, serta doa bersama yang dipimpin KH. Abdurrahim. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan salat Magrib berjamaah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Tenaga Ahli Gubernur Kalsel, Wakil Bupati HSU, unsur Forkopimda Kabupaten HSU, jajaran Kepala SKPD Provinsi Kalsel dan Kabupaten HSU, pimpinan instansi vertikal, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten HSU, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para tamu undangan lainnya.
(Sumber: Adpim)














