Pemprov Kalsel Rotasi dan Lantik 54 Kepala Sekolah, Perkuat Kepemimpinan Pendidikan

Sekda Prov Kalsel (kanan) menyaksikan penanadatangan berita acara pelantikan. (Foto : Adpim)

JURNALKALIMANTAN. COM,BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melantik 54 Kepala Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Kejuruan, dan Sekolah Luar Biasa Negeri di lingkungan Pemprov Kalsel, Senin (16/3/2026).

Pelantikan yang berlangsung di Gedung DR KH Idham Chalid, Banjarbaru, tersebut dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syarifuddin, mewakili Gubernur H. Muhidin.

Sebanyak 54 kepala sekolah yang dilantik merupakan hasil proses rotasi, mutasi, maupun pengangkatan yang telah memenuhi persyaratan serta melalui tahapan pelatihan BCKS (Bakal Calon Kepala Sekolah).

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekdaprov, Gubernur Muhidin menyampaikan bahwa kepala sekolah memiliki peran penting sebagai motor penggerak dalam memajukan pendidikan.

Kepala sekolah tidak hanya memimpin proses pembelajaran, tetapi juga menentukan arah serta budaya kerja di lingkungan sekolah.

‘Karena itu, pengangkatan kepala sekolah harus dilakukan secara profesional, transparan, dan berbasis kompetensi,” paparnya.

Ia juga mengingatkan bahwa seluruh kepala sekolah yang dilantik telah melalui tahapan pelatihan BCKS sehingga diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional serta berintegritas.

Selain itu, para kepala sekolah diminta tidak ragu melaporkan apabila menemukan proses yang tidak sesuai dengan aturan.

Hal tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah provinsi di bawah kepemimpinan Muhidin–Hasnur untuk menghadirkan sumber daya manusia yang kompeten dan berintegritas di seluruh sektor pemerintahan, termasuk bidang pendidikan.

Muhidin juga menekankan pentingnya peran kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan yang memiliki kapasitas, integritas, serta visi untuk membawa sekolah menuju kemajuan.

Pemprov Kalsel, lanjutnya, terus mengupayakan penataan dan pemerataan kepemimpinan sekolah agar setiap satuan pendidikan dipimpin oleh sosok yang tepat dan mampu menjawab tantangan zaman.

“Kepala sekolah harus menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong peningkatan kualitas pendidikan, membangun budaya kerja yang profesional dan berintegritas, mengembangkan inovasi dalam proses pembelajaran, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan berkarakter,” pesannya.

Selain itu, kepala sekolah juga diharapkan mampu membangun kolaborasi dengan guru, tenaga kependidikan, orang tua, serta dunia usaha dan dunia industri guna meningkatkan mutu pendidikan.

Usai pelantikan, Sekdaprov Kalsel M. Syarifuddin menyampaikan bahwa pelantikan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kinerja satuan pendidikan sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di sektor pendidikan.

Ia menambahkan, saat ini rata-rata lama sekolah di Kalimantan Selatan masih berada pada kisaran 8,6 hingga 9 tahun.

Karena itu, para kepala sekolah yang baru dilantik diharapkan mampu mendorong peningkatan partisipasi pendidikan serta mengajak masyarakat untuk kembali bersekolah.

Kegiatan pelantikan tersebut turut dihadiri para pejabat pimpinan tinggi pratama lingkup Pemprov Kalsel, tenaga ahli gubernur, serta pejabat eselon di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan.

(Adv/Adpim)