Gubernur Kalsel Pastikan Ketersediaan Ikan Aman Usai Tinjau Pelabuhan Perikanan Banjarmasin

Gubernur Kalsel (tengah) didampingi Kepala Dislautkan Rusdi Hartono (kiri) dan jajaran lainya saat meninjau pelabuhan perikanan. (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin meninjau langsung Pelabuhan Perikanan Banjarmasin untuk memastikan ketersediaan dan stok ikan tetap aman menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Ahad (15/3/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat aktivitas perikanan serta kondisi pasokan ikan yang menjadi salah satu kebutuhan pangan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalimantan Selatan, Rusdi Hartono, S.Pi., M.P.

Muhidin mengatakan pemantauan ini bertujuan memastikan distribusi hasil tangkapan nelayan berjalan lancar sehingga ketersediaan ikan di Kalimantan Selatan tetap terjaga dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah dari hasil peninjauan hari ini, ketersediaan ikan masih cukup. Kita berharap distribusi tetap berjalan baik sehingga masyarakat bisa memperoleh ikan dengan harga yang stabil,” ujarnya.

Selain memastikan stok ikan, gubernur juga mendorong peningkatan koordinasi antara pemerintah daerah, pengelola pelabuhan, dan para nelayan agar aktivitas perikanan tetap produktif serta mampu memenuhi kebutuhan pasar daerah.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang hari besar keagamaan melalui pemantauan langsung di sejumlah sentra produksi dan distribusi pangan di daerah.

Sementara itu, Kepala Dislautkan Kalsel Rusdi Hartono memastikan stok ikan di Kalimantan Selatan dalam kondisi aman dan mencukupi.

“Kami memastikan stok ikan di Kalimantan Selatan dalam kondisi aman. Produksi dari nelayan tetap berjalan dan distribusi ke pasar juga lancar,” ujar Rusdi usai mendampingi gubernur.

Ia menambahkan, pihak Dislautkan Kalsel terus berkoordinasi dengan pelaku usaha perikanan, pengelola pelabuhan, serta pemerintah daerah untuk menjaga kelancaran distribusi dan stabilitas harga ikan di pasaran.

Selain itu, Dislautkan Kalsel juga melakukan pemantauan secara berkala terhadap produksi perikanan tangkap maupun budidaya guna mengantisipasi kemungkinan lonjakan permintaan menjelang hari besar keagamaan.

(Adv/Ian)