JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalimantan Selatan turut berpartisipasi dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) atau Pasar Murah Ramadan 2026 yang digelar di sepanjang Jalan Sudirman, Banjarbaru, Senin (16/3/2026).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi sejumlah instansi yang menangani sektor pangan, di antaranya Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel.
Selain itu, kegiatan tersebut juga didukung Biro Perekonomian, Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kalsel, Bank Indonesia, Bank Kalsel, Perum Bulog, distributor, serta pelaku UMKM.
Pasar Murah Ramadan ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan dan turut dihadiri unsur Forkopimda, kepala SKPD, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, perwakilan Pemerintah Kota Banjarbaru, PKK Provinsi dan lainya.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel, Rusdi Hartono, mengatakan pihaknya turut berkontribusi dalam kegiatan tersebut dengan menyalurkan bantuan ikan segar kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan bergizi dengan harga terjangkau, sekaligus mendorong peningkatan konsumsi ikan sebagai sumber protein yang sehat bagi keluarga,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dislautkan Kalsel menyalurkan bantuan ikan segar sebanyak 100 kilogram kepada Pasukan Orange dan Pasukan Hijau.
Selain itu, bantuan masing-masing 25 kilogram ikan juga diberikan kepada Panti Asuhan Griya Yatim Dhuafa dan penyandang tunanetra.
Selain penyaluran bantuan, Dislautkan Kalsel juga mempromosikan berbagai produk hasil perikanan, seperti ikan patin segar, ikan nila bumbu, ikan lele bumbu, serta aneka produk olahan perikanan lainnya dengan harga terjangkau.
Rusdi menambahkan, partisipasi Dislautkan dalam Gerakan Pangan Murah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan selama bulan suci Ramadan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan di daerah,” katanya.
Melalui kolaborasi berbagai pihak tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat lebih mudah memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau selama Ramadan.
(Ian/Dislautkan Kalsel)














