Tindak Lanjuti Hasil Reses Hari Kedua, Saut Nathan Samosir Tinjau Infrastruktur Keluhan Warga di Telaga Biru

Saut Nathan Samosir Didampingi Istri Roida Simanjorang dan Tim Saat Meninjau Langsung Titil yang Menjadi Keluhan Warga di Kelurahan Telaga Biru Banjarmasin Barat, (Foto : Jurnalkalimantan)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Banjarmasin Saut Nathan Samosir, melakukan pemantauan langsung ke lapangan, , Sabtu (4/4/2026), menindaklanjuti hasil pelaksanaan hari kedua Reses Masa Sidang I Tahun 2026.

Didampingi oleh timnya dan personel Babinsa, Samosir berkeliling meninjau tiga titik lokasi di Kelurahan Telaga Biru, Kecamatan Banjarmasin Barat. Peninjauan ini dilakukan guna melihat langsung kondisi infrastruktur yang dikeluhkan oleh warga saat kegiatan reses sehari sebelumnya.

Titik peninjauan pertama berada di Jalan Sutoyo S. masuk ke dalam Gang 20 Ampera, tepatnya di lingkungan RT 13. Di lokasi ini, warga mengeluhkan kondisi gorong-gorong yang tidak lagi berfungsi, akibat tertimbun saat proyek pengaspalan pada tahun 2018 silam.

“Awalnya itu berfungsi, kemudian setelah pengaspalan itu jebol gorong-gorongnya, kemudian langsung diuruk, bukannya diperbaiki,” ungkap Mursyid, Ketua RT 13.

Akibatnya, wilayah tersebut mengalami genangan air yang lambat surut saat musim hujan atau air pasang, yang juga berdampak hingga ke fasilitas pendidikan SDN Telaga Biru 6.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke titik kedua di area Gang 20 yang berbatasan dengan Cempaka Raya, masuk dalam wilayah RT 14. Warga setempat menyoroti masalah jalan berlubang yang kerap membahayakan karena tertutup genangan air.

“Ada yang sering gugur di sini pak. Kalau airnya dalam, enggak kelihatan nih lubangnya,” ujar perwakilan warga, Dikman Suryanata.

Ia mengutarakan, bahwa warga setempat sudah pernah bergotong royong, namun karena belum ada perbaikan nyata, usulan yang pernah disampaikan ke kelurahan pun belum dieksekusi.

Sementara itu, pada titik ketiga, Samosir meninjau jalan alternatif penghubung dari kawasan Sepakat menuju Wildan untuk akses ke pasar, yang melewati Jalan Garuda dan Jalan Abetet. Ketua RW 01 H. Muhammad Ali menyebutkan, bahwa akses bagi masyarakat RT 3 dan RT 8 tersebut sudah rusak selama kurang lebih tiga tahun.

Menurut Ali, kerusakan aspal diperparah oleh genangan air pasang surut.

“Harapannya ini bisa mendapat dukungan dari Pak Samosir untuk diteruskan aspirasi masyarakat ini, agar jalan ini diperbaiki lagi,” ungkapnya.

Merespons langsung keluhan warga yang dihimpun dari hasil reses pada 3 April tersebut, Saut Nathan Samosir menyatakan akan segera mengambil tindakan penanganan.

Terkait gorong-gorong yang tertimbun di RT 13, pihaknya berencana melakukan pembongkaran dan memasang gorong-gorong yang baru.

“Secepatnya kita kerjakan, nanti gotong royong dengan masyarakat. Kita siapkan dahulu alatnya, nanti kalau sudah siap, kita kabari kawan-kawan untuk eksekusinya,” tegas Samosir.

Sementara untuk indikasi sumbatan gorong-gorong di sebelah masjid di RT 14, pihaknya akan mencoba melakukan penyemprotan terlebih dahulu.

Lebih lanjut, mengenai jalan yang cor-corannya mengelupas di ujung RT 14, serta jalan yang posisinya rendah di RT 3 hingga RT 8, Samosir berjanji akan meneruskan aspirasi tersebut kepada kepala dinas terkait, agar keluhan warga bisa segera mendapatkan tindak lanjut perbaikan.

(Ian)