JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) XI Tahun 2026, untuk pergantian kepengurusan periode 2022–2026 serta membahas sejumlah isu strategis organisasi.
Musprov XI Inkindo Kalsel dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, pada sebuah Hotel di Banjarmasin, Sabtu (9/5/2026).
Di hadapan peserta Musprov, Sekdaprov Muhammad Syarifuddin menyampaikan harapan Gubernur H. Muhidin agar Inkindo benar-benar hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.
“Inkindo diharapkan mampu menyiapkan sumber daya manusia konsultan yang tidak hanya memiliki sertifikasi, tetapi juga integritas dan kemampuan adaptasi terhadap kebutuhan zaman,” ujarnya.
Ia menyebutkan, Inkindo Kalsel telah berdiri lebih dari empat dekade dan saat ini menghimpun sekitar 133 perusahaan konsultan aktif dari berbagai bidang layanan.
Menurutnya, para anggota Inkindo memiliki peran penting dalam proses pembangunan daerah, mulai dari perencanaan gedung dan jembatan, penyusunan tata ruang wilayah, hingga pengawasan kualitas infrastruktur daerah.
Karena itu, Gubernur berpesan agar Musprov XI menjadi momentum memperkuat komitmen organisasi dalam meningkatkan kapasitas anggota, memperkuat tata kelola organisasi, serta membangun sinergi lebih erat dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.
Peserta Musprov juga diminta menjaga suasana forum tetap kondusif dengan menjunjung tinggi nilai musyawarah mufakat serta mengedepankan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Diketahui, Ketua DPP Inkindo Kalsel periode 2022–2026 saat ini dijabat Ir. Syachbandi Rasyid, MM yang terpilih secara aklamasi pada Musprov X Inkindo Kalsel pada 14 Mei 2022 di Banjarmasin.
Sementara itu, Ketua Panitia Musprov XI Inkindo Kalsel, Adi Surya Jaya, mengatakan rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, dilanjutkan penyusunan GBHKO, APBO, dan pembahasan sejumlah isu penting organisasi.
“Selanjutnya dilakukan pemilihan ketua formatur dan ditutup dengan pengesahan kepengurusan periode berikutnya,” katanya.
Ia menambahkan, sejumlah isu yang dibahas dalam Musprov kali ini antara lain upaya meningkatkan profesionalisme anggota serta memperkuat peran konsultan Banua dalam mendukung pembangunan daerah.
Musprov XI Inkindo Kalsel turut dihadiri pengurus Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Inkindo. Dalam kegiatan tersebut juga tersedia stan perusahaan yang menampilkan berbagai produk konstruksi, serta pengundian doorprize bagi peserta di akhir acara.
(Adv/Adpim)













