Dinkes Kotabaru Gelar Aksi Bergizi untuk Tingkatkan Kesadaran Hidup Sehat Remaja

Suasana salah satu kegiatan Aksi Bergizi di SMPN 1 Sampanahan, Selasa (12/5/26). (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru melalui UPTD Puskesmas Gunung Batu Besar menggelar kegiatan Aksi Bergizi Tahun 2026, di SMPN 1 Sampanahan, Selasa (12/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional untuk meningkatkan kesadaran remaja terhadap pentingnya gizi seimbang dan pola hidup sehat.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam Sampanahan, Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita, pihak kepolisian dan TNI, penyuluh KB, KUA, kepala sekolah, kepala desa, serta para siswa sebagai peserta utama.

Dalam sambutannya, perwakilan Dinas Kesehatan menyampaikan bahwa Aksi Bergizi merupakan investasi jangka panjang dalam mempersiapkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berprestasi.

Ia menyoroti masih adanya tantangan kesehatan di kalangan remaja, salah satunya anemia yang dapat memengaruhi konsentrasi belajar dan produktivitas.

“Anemia menyebabkan tubuh mudah lelah, lesu, dan sulit fokus. Jika tidak ditangani, hal ini akan berdampak pada prestasi siswa,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak menerapkan tiga pilar utama hidup sehat, yakni mengonsumsi gizi seimbang sesuai pedoman “Isi Piringku”, rutin melakukan aktivitas fisik, serta mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), khususnya bagi remaja putri.

Rangkaian kegiatan meliputi senam pagi bersama, edukasi cuci tangan pakai sabun (CTPS), sarapan bergizi, minum TTD bersama, penyuluhan kesehatan, hingga permainan edukatif untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya pola hidup sehat.

Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru juga mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Pemerintah berharap Aksi Bergizi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu membentuk budaya hidup sehat di lingkungan sekolah secara berkelanjutan.

Kegiatan Aksi Bergizi Kabupaten Kotabaru Tahun 2026 resmi dibuka dengan harapan dapat menjadi langkah awal menciptakan generasi muda yang bebas anemia, memiliki gizi seimbang, serta mampu bersaing di masa depan.

(Adv/Eca)