Pungli di SPBU Diberantas, Samosir : Tindakan Preventif Harus Jadi Prioritas Polisi

Drs. Saut Nathan Samosir, Pemilik Ekspedisi Lintas Jawa Group. (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Langkah sigap aparat keamanan mendapatkan sambutan positif dan apresiasi tinggi dari masyarakat serta kalangan pengusaha. Pemilik Perusahaan Ekspedisi Lintas Jawa Group, Saut Nathan Samosir, menyatakan dukungannya atas tindakan tegas kepolisian.

Saat ditemui di kantornya di kawasan Yos Sudarso Banjarmasin, Rabu (20/05/2026), Samosir mengungkapkan keresahan yang selama ini dirasakan oleh para pelaku usaha.

“Pada prinsipnya kita sebagai warga kota Banjarmasin, sangat terganggu dengan maraknya adanya pungli atau aksi premanisme di SPBU untuk sopir-sopir yang antre,” ungkapnya.

Ia menyebut bahwa praktik pemerasan tersebut memberikan beban tersendiri, baik bagi operasional perusahaan ekspedisi maupun secara langsung kepada para sopir di lapangan.

Samosir sangat mendukung langkah yang diambil jajaran kepolisian saat ini dalam memberantas premanisme di antrean stasiun pengisian bahan bakar umum. Meskipun demikian, ia menaruh harapan besar agar operasi dan penindakan ini tidak hanya sekadar tindakan reaktif sesaat ketika ada aduan yang viral di masyarakat.

“Harapan kita pihak kepolisian itu jangan hanya sementara, sudah menjadi prioritas dari pihak kepolisian untuk mencegah supaya tidak terjadi premanisme lagi ke depan,” tuturnya.

Ia menekankan pentingnya tindakan preventif dan patroli aktif secara berkelanjutan dari aparat penegak hukum, sehingga keamanan warga tetap terjaga di manapun mereka berada, baik saat mengantre di SPBU maupun ketika melintasi wilayah Kota Banjarmasin pada malam hari.

Tindakan Kepolisian

Seperti diketahui, praktik pungutan liar dan premanisme yang meresahkan para sopir angkutan barang di sejumlah SPBU di Kota Banjarmasin, akhirnya ditindak tegas pihak kepolisian.

Di antaranya, Tim Macan Resta Banjarmasin berhasil mengamankan empat pria di SPBU 64.701.06 Basirih, Jalan Gubernur Soebardjo, yang terbukti melakukan pemerasan terhadap sopir truk dengan dalih biaya parkir.

Kepolisian pun mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak segan melapor apabila menemukan aksi pungli.

(Ian)