DPRD HST Komitmen Dukung Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten HST, Yajid Fahmi. (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, HULU SUNGAI TENGAH – Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) merupakan salah satu Kabupaten di Indonesia yang termasuk dalam calon sasaran pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) tahap 1 tahun 2026.

Pihak Kemdikdasmen melalui tim Verval yang diutus Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Informal sudah melakukan verifikasi dan validasi lapangan, Selasa (5/5/2026)

Hasilnya, secara umum skornya HST sudah 70 dengan beberapa catatan rekomendasi tim verval, dan tinggal menunggu pengumuman penetapan dari Kemdikdasmen pada Juni 2026 nanti.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi 1 DPRD HST, Yajid Fahmi mengapresiasi langkah Pemkab HST yang proaktif mengambil peluang pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Bumi Murakata.

Pihaknya terus berkordinasi mengawal hal ini, dan Komisi 1 DPRD HST memastikan mendukung penuh langkah pemda khususnya dalam penyediaan lahan untuk pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi.

“Komisi 1 DPRD sangat mendorong hal ini, apalagi urusan pendidikan merupakan investasi jangka panjang, dan tentu baik untuk masa depan di Kabupaten HST,” ujarnya, Rabu (13/5/2026) di ruang kerjanya

Ia menyebut walaupun kondisi keuangan daerah saat ini tergolong kurang optimal, DPRD tetap akan mendorong kebijakan anggaran guna kebutuhan investasi SDM jangka panjang secara proporsional.

“Kami melihat kalau Sekolah Nasional Terintegrasi ini dibangun, tidak hanya berdampak positif pada peningkatan SDM, melainkan juga akan mendongkrak ekonomi,” tambahnya

DPRD mendorong Pemkab HST agar terus proaktif dan mengambil langkah untuk menyediakan lahan sesuai syarat untuk pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi.

Yajid menilai dengan adanya Sekolah Nasional Terintegrasi di Kabupaten HST akan meminimalisir bahkan bisa menyelesaikan persoalan angka Harapan Lama Sekolah (HLS) pada tingkat jenjang atas.

“Mudah-mudahan dengan nanti jika adanya Sekolah Nasional Terintegrasi juga bisa menyelesaikan persoalan HLS jenjang atas,” pungkasnya

(Rz)