JURNALKALIMANTAN.COM, BALANGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan menjadikan momentum Hari Lahir Pancasila 2026 sebagai penguat komitmen terhadap pembangunan yang merata dan berkeadilan.
Nilai-nilai Pancasila disebut tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga landasan utama dalam memastikan seluruh masyarakat merasakan manfaat pembangunan.
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Balangan, Fakhriyanto, saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Bupati Balangan, Senin (1/6/2026) pagi.
Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, serta pelajar di lingkungan Kabupaten Balangan. Dalam kesempatan itu, Fakhriyanto hadir mewakili kepala daerah sekaligus bertindak sebagai pembina upacara.
Usai kegiatan, Fakhriyanto menegaskan bahwa konsep pembangunan di Kabupaten Balangan terus diarahkan pada pembangunan yang inklusif sebagai implementasi nilai keadilan sosial dalam Pancasila.
“Dalam rangka penerapan nilai-nilai Pancasila untuk konsep pemerataan pembangunan, kita mengacu pada pembangunan yang inklusif. Jadi dari seluruh ruang dalam objek pembangunan, kita memberikan upaya-upaya mulai dari level masyarakat terkecil hingga semua lapisan,” ujarnya.
Menurutnya, implementasi nilai Pancasila di Balangan diwujudkan melalui berbagai program perlindungan sosial dan pelayanan masyarakat, salah satunya melalui jaminan sosial bagi pekerja rentan.
“Salah satu contoh, di Balangan capaian BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan sudah mencapai 96 persen. Begitu pula BPJS Kesehatan yang terus kita pertahankan melalui Universal Health Coverage (UHC), serta berbagai program kemasyarakatan lainnya. Semua ini merupakan bentuk nyata keadilan pembangunan,” tegasnya.
Selain pemerataan pembangunan, Fakhriyanto juga menyoroti pentingnya menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Balangan yang terdiri dari berbagai suku dan agama.
Menurutnya, kebhinekaan menjadi kekuatan sekaligus modal penting dalam pembangunan daerah yang harus terus dijaga melalui penguatan nilai-nilai Pancasila, terutama bagi generasi muda.
“Balangan merupakan salah satu kabupaten dengan keberagaman suku dan agama yang hidup berdampingan. Dengan berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila, kebhinekaan ini terus kita rawat dan kita jaga. Semangat Pancasila juga harus terus ditanamkan kepada generasi penerus agar kondusivitas daerah tetap terpelihara sebagai modal utama pembangunan,” tambahnya.
Sebagai penutup, ia mengungkapkan bahwa pada 2027 mendatang, Pemkab Balangan akan kembali memfokuskan pembangunan pada sektor infrastruktur, mulai dari peningkatan kualitas jalan hingga penataan kawasan perkotaan, guna memastikan pemerataan pembangunan dapat dirasakan seluruh masyarakat sesuai visi dan misi kepala daerah.
(Adv/Fzn)













