JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mendorong penambahan kuota mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di HST.
Harapan tersebut disampaikan Bupati HST Samsul Rizal saat audiensi antara Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Universitas Lambung Mangkurat di Ruang Wasaka 3 Lantai 3 Rektorat ULM Banjarmasin, Rabu (4/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Pemkab HST menyambut positif terbitnya Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 584/B/O/2026 yang mengizinkan penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 untuk tiga program studi sarjana di PSDKU ULM HST, yakni PJOK, Agribisnis, dan Ekonomi Pembangunan.
Samsul Rizal mengungkapkan, hasil pemetaan yang dilakukan pemerintah daerah menunjukkan tingginya minat siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Dari 701 siswa kelas XII yang menjadi responden, sebanyak 313 siswa atau 44,65 persen menyatakan ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Menariknya, sebagian besar calon mahasiswa tersebut lebih memilih melanjutkan pendidikan di kampus yang berada di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Faktor efisiensi biaya pendidikan, biaya hidup, transportasi, serta kedekatan dengan keluarga menjadi alasan utama pilihan tersebut.
Data yang dihimpun Pemkab HST menunjukkan bahwa PSDKU ULM dan Universitas Terbuka menjadi pilihan utama bagi mayoritas calon mahasiswa di daerah. Kedua institusi tersebut dinilai mampu menampung hampir 75 persen minat pendidikan tinggi lulusan SMA sederajat di HST.
Di antara program studi yang tersedia, Prodi PJOK menjadi jurusan dengan tingkat peminat tertinggi. Sebanyak 35,60 persen siswa memilih program studi tersebut sebagai pilihan utama.
Tingginya minat terhadap Prodi PJOK dinilai sejalan dengan kebutuhan tenaga pendidik olahraga yang masih cukup besar, baik di Kabupaten Hulu Sungai Tengah maupun daerah sekitarnya.
Karena itu, Pemkab HST berharap Universitas Lambung Mangkurat dapat mempertimbangkan penambahan kuota mahasiswa baru untuk Prodi PJOK, bahkan membuka dua kelas agar lebih banyak lulusan daerah yang dapat mengakses pendidikan tinggi tanpa harus keluar daerah.
Melalui audiensi tersebut, Pemkab HST dan ULM juga berkomitmen memperkuat kerja sama dalam pengembangan pendidikan tinggi guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
(Rz)













