Status Bank Devisa Bank Kalsel Buka Peluang UMKM Banjarmasin Tembus Pasar Ekspor

Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Status Bank Kalsel sebagai Bank Devisa disambut positif berbagai kalangan, termasuk Pemerintah Kota Banjarmasin. Keberadaan layanan tersebut diharapkan mampu membuka peluang lebih besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar hingga ke mancanegara.

Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, mengatakan pihaknya berharap layanan Bank Kalsel dapat mendukung kebutuhan transaksi ekspor dan impor bagi masyarakat maupun pelaku usaha di Kota Banjarmasin.

“Masyarakat bisa memanfaatkan layanan ini dan semoga Bank Kalsel bisa memberikan layanan terbaik,” ujarnya, usai mengikuti peluncuran, belum lama tadi.

Pria yang akrab disapa Tezar itu mengungkapkan, sejumlah UMKM di Banjarmasin telah mampu menembus pasar nasional, di antaranya usaha kerajinan alat musik biola dan berbagai produk unggulan lainnya.

Menurutnya, kehadiran Bank Kalsel sebagai Bank Devisa akan semakin memudahkan pelaku UMKM ketika mulai merambah pasar ekspor karena transaksi keuangan dengan mitra luar negeri dapat dilakukan melalui layanan perbankan yang tersedia.

“Kalau sudah ada bank devisa, maka saat UMKM tersebut mampu memasuki pasar ekspor akan memudahkan transaksi keuangan,” jelasnya.

Sebagai Bank Devisa, Bank Kalsel dapat melayani berbagai transaksi dalam mata uang asing, seperti transfer internasional, pembukaan rekening valuta asing, transaksi ekspor-impor, remitansi, hingga layanan pendukung perdagangan internasional sesuai ketentuan regulator.

Dengan dukungan layanan tersebut, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap upaya pengembangan UMKM tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas produk, tetapi juga diperkuat melalui promosi yang lebih luas agar mampu menarik minat pembeli dari luar negeri dan meningkatkan daya saing di pasar global.

(Adv/Bank Kalsel)