JURNALKALIMANTAN.COM, HULU SUNGAI TENGAH – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Haruyan mendapat kesempatan meningkatkan kemampuan pemasaran produk melalui Pelatihan Pembuatan Konten dan Digital Marketing yang difasilitasi Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfosp) Kabupaten Hulu Sungai Tengah di Aula Kantor Kecamatan Haruyan, Rabu (17/6/2026). Kegiatan ini diikuti UMKM desa binaan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) se-Kecamatan Haruyan.
Pelatihan dibuka oleh Kepala Diskominfosp HST, Darkuni, yang diwakili Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik, Imam Chudhori, serta dihadiri Sekretaris Kecamatan Haruyan, Hj. Nani Yuliani, mewakili Camat Haruyan Zainur Rahmi.
Imam Chudhori mengatakan keterampilan membuat konten dan memanfaatkan media digital menjadi kebutuhan penting bagi pelaku usaha saat ini. Menurutnya, pemasaran melalui media sosial dapat membantu produk UMKM menjangkau lebih banyak pelanggan tanpa terbatas wilayah.
“Produk UMKM kita memiliki kualitas yang baik. Melalui pemasaran digital, semoga semakin banyak produk lokal Haruyan yang dikenal dan diminati masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Hj. Nani Yuliani berharap pelatihan tersebut dapat menjadi bekal bagi pelaku usaha desa untuk mengikuti perkembangan teknologi dan meningkatkan daya saing produk lokal.
“Kami berharap ilmu yang didapat hari ini bisa langsung diterapkan sehingga membantu meningkatkan penjualan dan pendapatan UMKM di Haruyan,” ujarnya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi dari sejumlah narasumber yang membahas strategi promosi digital secara praktis. Muhammad Rizal Fahniadi menjelaskan pentingnya pemasaran digital sebagai sarana memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan daya saing UMKM di era digital. Selanjutnya, Muhammad Amien Ridho memberikan materi teknik pengambilan foto dan video produk agar lebih menarik perhatian calon konsumen di media sosial. Sementara Muhammad Tajuddin Subqi membekali peserta dengan cara membuat desain branding dan flayer promosi yang efektif untuk memperkuat identitas usaha dan mendukung pemasaran produk.
Melalui pelatihan ini, para pelaku UMKM tidak hanya memperoleh pengetahuan teori, tetapi juga keterampilan yang dapat langsung diterapkan untuk mempromosikan produk mereka. Diharapkan kemampuan tersebut mampu membantu UMKM Haruyan memperluas pasar, meningkatkan omzet usaha, serta memperkuat perekonomian keluarga dan masyarakat di banua.
(Rz)













