Pemkab Balangan Perkuat Tata Kelola Keuangan Digital Melalui

JURNALKALIMANTAN.COM, BALANGAN – Pemerintah Kabupaten Balangan terus memperkuat transformasi digital dalam tata kelola keuangan daerah. Salah satu langkah yang dilakukan melalui penerapan Integrated Employee Expenditure Information System (INEXIS) untuk mendukung pengelolaan belanja pegawai yang lebih cepat, akurat, dan terintegrasi.

INEXIS tidak hanya difungsikan sebagai sistem pengelolaan penggajian, tetapi juga diproyeksikan menjadi instrumen pendukung perencanaan anggaran dan pengambilan keputusan berbasis data.

Sistem tersebut telah diterapkan secara penuh sejak 6 Januari 2025 dan kini digunakan oleh seluruh 32 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Balangan dengan mencakup data 3.786 Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kepala Bidang Perbendaharaan BPKPAD Kabupaten Balangan, Mustakim, Kamis (20/8/2026), mengatakan penerapan INEXIS terus diarahkan untuk menyederhanakan pengelolaan belanja pegawai sekaligus meningkatkan akurasi data.

“Tujuannya untuk mengurangi kesalahan manusia dan memastikan ketepatan besaran uang yang dibayarkan kepada pegawai setiap bulan,” katanya.

Menurutnya, integrasi data kepegawaian, penggajian hingga pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) diharapkan dapat membuat proses administrasi semakin cepat dan meminimalkan kesalahan.

INEXIS juga menjadi bagian dari upaya memperkuat transaksi keuangan non-tunai serta mendukung penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Balangan.

“Tujuan akhirnya adalah menciptakan tata kelola pemerintahan dan administrasi pengelolaan keuangan yang lebih akuntabel di Pemerintah Kabupaten Balangan,” ujarnya.

Melalui sistem yang terintegrasi, pemerintah daerah dapat lebih mudah membaca pola belanja pegawai, memantau arus kas, serta mengidentifikasi potensi pengeluaran yang kurang efisien.

Kemampuan tersebut menjadi modal penting dalam menyusun kebutuhan anggaran belanja pegawai pada tahun berikutnya secara lebih akurat berdasarkan data aktual.

Dari sisi pelayanan, proses pembayaran juga menjadi lebih sederhana. Data payroll dari 32 SKPD dikirim secara otomatis ke KSP Bank Kalsel sehingga kebutuhan input secara manual dapat dikurangi.

Dengan mekanisme tersebut, proses pembayaran diharapkan berlangsung lebih cepat, aman, dan konsisten sekaligus menekan potensi kesalahan administrasi.

Mustakim menambahkan, data yang dihasilkan INEXIS ke depan dapat semakin dimanfaatkan untuk mendukung penyusunan laporan belanja maupun pengambilan kebijakan pemerintah daerah.

Dengan basis data yang diperbarui secara real-time, pemerintah memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi belanja pegawai dan kebutuhan anggaran.

Penerapan INEXIS pada akhirnya diharapkan tidak sekadar menghadirkan sistem digital baru, tetapi menjadi bagian dari transformasi pengelolaan keuangan Kabupaten Balangan menuju pemerintahan yang modern, transparan, efisien, dan berbasis data.

Langkah tersebut sekaligus memperkuat komitmen Pemkab Balangan dalam membangun tata kelola pemerintahan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mampu menjawab kebutuhan administrasi pemerintahan di masa mendatang.

(Adv/Fzn)