JURNALKALIMANTAN.COM, HULU SUNGAI TENGAH – Sebanyak 120 peserta ikuti seleksi tes substansi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) pada Senin (19/11/2026) di SMAN 1 Barabai dan SMAN 4 HST.
Seleksi yang dilaksanakan Dinas Pendidikan HST bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB) tersebut sebelumnya diikuti 150 peserta, kemudian mengerucut menjadi 120 peserta setelah tahapan tes psikotes & wawancara pada Sabtu (17/10/2026) di SMPN 1 HST.
Seleksi tes substansi ini dimonitor langsung perwakilan Dit KSPSTK Kemendikdasmen, Kaharjanu Fajar Respati, dan pihak BGTK Provinsi Kalsel, Edy Masridhan. Adapun seleksi pada dua tempat ini dibagi sesi pagi dan sesi siang dengan masing-masing 30 peserta tiap sesinya.
Kepala Dinas Pendidikan HST, Muhammad Anhar mengatakan, setelah tahapan tes subtansi ini akan terjaring 60 orang terdiri dari 50 BCKS SD, dan 10 BCKS SMP.
“60 peserta seleksi hasil tes subtansi ini akan mengikuti pelatihan di BGTK Provinsi Kalimantan Selatan pada pertengahan November 2026,” kata Anhar
Seluruh peserta tersebut juga nantinya akan dibekali 10 hari pelatihan secara daring, dan 10 hari secara luring.
“Melalui seleksi ini, kita ingin menjaring calon kepala sekolah yang memiliki kompetensi, integritas, serta kemampuan kepemimpinan yang dibutuhkan untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ujarnya.
Melalui rangkaian tahapan tersebut, Disdik HST menargetkan proses seleksi berjalan secara objektif, transparan, dan akuntabel, dengan mengedepankan penilaian berdasarkan kompetensi dan kelayakan peserta.
Sementara itu, perwakilan Dit. KSPSTK Kemendikdasmen, Kaharjanu Fajar Respati turut berharap pelaksanaan tes subtansi ini berjalan dengan lancar, dan seluruh peserta tidak mengalami kendala teknis yang berarti.
“Semoga seluruh peserta mengerjakan tes substansi secara maksimal sehingga bisa mendapatkan calon-calon kepala sekolah yang terbaik,” harap Kaharjanu
Hasil seleksi diharapkan dapat menghasilkan kandidat kepala sekolah yang memiliki kapasitas untuk mengembangkan satuan pendidikan, memperkuat tata kelola sekolah, serta mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. (Adv/Rz)













