JURNALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – ZTE Corporation meluncurkan ZXEDC M8000 Intelligent Computing Micro-Module, solusi pusat data terintegrasi untuk mendukung kebutuhan komputasi kecerdasan buatan (AI) berdensitas tinggi. Produk ini diperkenalkan dalam ajang Data Center World Asia pada 22 Oktober 2026.
M8000 dirancang untuk mempercepat pembangunan infrastruktur pusat data, meningkatkan efisiensi energi, serta memudahkan pengembangan kapasitas. Solusi ini menggabungkan teknologi pendingin udara dan cairan (*air-liquid cooling*) dengan distribusi daya arus searah tegangan tinggi 800 volt (800V HVDC).
Sistem tersebut mendukung kapasitas daya rak 20–60 kilowatt (kW), dengan kemampuan puncak hingga 250 kW per rak. Pengguna juga dapat meningkatkan sistem pendingin udara menjadi pendingin cair di lokasi sesuai kebutuhan.
ZTE mengklaim teknologi pendinginan dan pengelolaan daya pada M8000 mampu menekan efektivitas penggunaan energi (PUE) hingga 1,15, dengan efisiensi distribusi daya mencapai 98 persen. Optimalisasi berbasis AI juga diklaim dapat mengurangi konsumsi energi untuk pendinginan lebih dari 10 persen.
Untuk meningkatkan keamanan operasional, M8000 dilengkapi dengan sistem deteksi kebocoran dan pengisian cairan otomatis. ZTE menyebut produk ini sebagai solusi pertama di industri yang memperoleh sertifikasi UL untuk perlindungan kebocoran sistem pendingin cair.
Dari sisi pengembangan infrastruktur, satu arsitektur M8000 dirancang untuk mendukung peningkatan perangkat keras teknologi informasi hingga tiga generasi. Sistem modular prafabrikasi juga memungkinkan pemasangan lebih cepat dan mengurangi kebutuhan renovasi besar ketika kapasitas komputasi ditingkatkan.
ZTE mencontohkan penerapan M8000 pada proyek pusat komputasi milik perusahaan internet terkemuka di China pada 2025. Dari pengadaan 666 modul IT, sebanyak 345 unit M8000 IT POD dilaporkan telah beroperasi. Proses pengiriman dari penerbitan pesanan hingga unit tiba di lokasi hanya memerlukan waktu sekitar satu bulan.
Melalui M8000, ZTE menargetkan kebutuhan pusat data AI hibrida berdensitas tinggi di kawasan Asia Pasifik dan pasar global, dengan mengutamakan efisiensi energi, keandalan operasional, serta fleksibilitas peningkatan kapasitas. (Viz)













