JURNALKALIMANTAN.COM, HULU SUNGAI TENGAH – Realisasi investasi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mencapai Rp53,2 miliar pada semester I atau enam bulan pertama 2026.
Capaian tersebut mencakup investasi dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta non-UMK.
Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (DPMPTSP) HST, Edina Fitria Rahman, menyebut capaian tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pada 2026, target realisasi investasi HST yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mencapai Rp89,54 miliar,” katanya, Rabu (26/10/2026)
Dengan capaian Rp53,2 miliar, realisasi investasi pada semester pertama telah mencapai sekitar 59,4 persen dari target tahunan.
Artinya, masih ada sekitar Rp36,34 miliar yang perlu dikejar agar target investasi sepanjang 2026 dapat tercapai.
“Sektor perdagangan dan reparasi masih menjadi penyumbang terbesar realisasi investasi di HST,” jelasnya.
Sektor tersebut mendominasi realisasi investasi pada 2025 dan berlanjut pada 2026.
Menurut dia, peningkatan investasi diharapkan tidak hanya terlihat dari nilai modal yang masuk, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Salah satu dampak yang diharapkan ialah semakin luasnya kesempatan kerja di berbagai sektor usaha.
“Harapan kami dengan semakin meningkatnya investasi di Kabupaten HST akan semakin meningkat pula terserapnya tenaga kerja di berbagai sektor,” ujarnya.
Ia berharap pertumbuhan investasi juga berujung pada peningkatan pendapatan masyarakat.
“Pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya (Rz)













