JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Menghadapi musim kemarau yang memicu kekeringan dan meningkatnya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), DPW Partai Gelora Indonesia Kalimantan Selatan menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 16.800 liter untuk warga di tujuh lokasi.
Program bertajuk “Gelora Berbagi Air Bersih untuk Banua” ini berlangsung pada 26–29 Oktober 2026, sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 Partai Gelora Indonesia. Bantuan tersebut menyasar warga di Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala, dan Kabupaten Tanah Laut.
Ketua DPW Partai Gelora Indonesia Kalsel, H. Wahyudi, mengatakan peringatan HUT partai tidak hanya menjadi momentum konsolidasi organisasi, tetapi juga kesempatan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Ketika masyarakat menghadapi kesulitan air bersih di tengah musim kemarau, kepedulian harus hadir dalam tindakan nyata. Kami ingin kehadiran Gelora benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Banua,” tegas Wahyudi.
Menurutnya, kekeringan dan ancaman karhutla menjadi pengingat pentingnya kepedulian bersama terhadap lingkungan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, partai politik, dan masyarakat perlu bergotong royong menghadapi tantangan tersebut.
Total bantuan sebanyak 16.800 liter air bersih itu dialokasikan masing-masing 2.400 liter untuk setiap lokasi. Tujuh titik penyaluran meliputi Desa Purwosari dan Desa Mekarsari di Kabupaten Barito Kuala; Desa Sungai Bakung di Kabupaten Banjar; Kelurahan Tatah Belayung di Kota Banjarmasin; Tambak Buluh dan Sidomulyo di Kota Banjarbaru; serta Desa Kurau di Kabupaten Tanah Laut.
Melalui program ini, DPW Partai Gelora Indonesia Kalsel berharap peringatan HUT ke-7 menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial, kepedulian terhadap sesama, dan semangat gotong royong dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
(Jun’d)













