Ribuan Warga Gowes Bersama, PPMA Jadikan Milad ke-28 Momentum Pererat Silaturahmi

Wakil Bupati HSS H. Suriani beserta Pimpinan PPMA melepas peserta kegiatan sepeda santai, Sabtu (7/11/26). (Foto: Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, HULU SUNGAI SELATAN – Pondok Pesantren Minhajul Abidin (PPMA) menjadikan peringatan Milad ke-28 sebagai momentum mempererat hubungan dengan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan sepeda santai yang diikuti ribuan warga dari berbagai kalangan, Sabtu (7/11/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 Wita tersebut dipusatkan di halaman PPMA, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Turut hadir Wakil Bupati HSS H. Suriani, Sekretaris Daerah H. Muhammad Yustan Azidin, Camat Sungai Raya, serta Pimpinan PPMA TG. Muhammad Yuseran.

Sepeda santai ini menjadi pembuka rangkaian perayaan Milad ke-28 PPMA sekaligus memeriahkan Hari Santri Nasional 2026.

Peserta dilepas dari halaman pesantren untuk menempuh rute yang melintasi sejumlah kawasan, yakni Kapuh, Jalan Sungai Tarap, Sarang Halang, Tajun, Karasikan, Islamic Center, dan Hamalau, sebelum kembali finis di halaman PPMA.

Wakil Bupati HSS H. Suriani mengapresiasi antusiasme masyarakat dan para santri yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, sepeda santai tidak sekadar menjadi sarana olahraga, tetapi juga wadah memperkuat silaturahmi sekaligus menyebarkan nilai-nilai positif keagamaan.

“Kami bangga dan mengapresiasi Pondok Pesantren Minhajul Abidin. Milad ke-28 ini dirayakan dengan cara yang sehat, gembira, dan melibatkan masyarakat. Ini bukti pesantren hadir dan dekat dengan warga,” ujar Suriani.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten HSS akan terus mendukung berbagai kegiatan pesantren yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Selamat Milad ke-28 untuk PPMA. Semoga semakin berkat, santrinya semakin hebat, dan alumninya semakin bermanfaat,” katanya.

Sementara itu, Pimpinan PPMA TG. Muhammad Yuseran mengatakan, kegiatan sepeda santai sengaja dibuka untuk masyarakat umum tanpa dipungut biaya. Dengan demikian, seluruh lapisan masyarakat dapat turut merasakan kemeriahan peringatan milad pesantren.

“Alhamdulillah, pesertanya luar biasa, dari anak-anak sampai orang tua ikut gowes. Kami ingin Milad ini menjadi milik masyarakat, bukan hanya milik pesantren,” ungkapnya.

Ppanitia menyiapkan puluhan hadiah menarik bagi peserta. Di antaranya mesin cuci, lemari plastik, kipas angin, dispenser, pemanas nasi, setrika, sarung BHS, hingga baju.

Selain itu, tersedia lima mystery box yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan satu unit telepon seluler.

Panitia juga menetapkan sejumlah ketentuan bagi peserta, yakni terbuka untuk pria dan wanita dengan usia minimal 10 tahun, menggunakan sepeda kayuh (bukan sepeda listrik), serta berpakaian sopan dan menutup aurat. Peserta perempuan dilarang mengenakan pakaian ketat, sedangkan anak-anak di bawah usia 10 tahun wajib didampingi orang tua.

Perayaan Milad ke-28 PPMA berlangsung selama lima hari, mulai 7 hingga 11 November 2026. Berbagai kegiatan telah disiapkan untuk melibatkan masyarakat, di antaranya Bazar Amal, Lomba Solo Vokal Lagu Religi, Lomba Futsal Antar-SD/MI, Lomba Mewarnai, Lomba Menggambar, dan Warung Amal.

Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan Tabligh Akbar bersama TGH. M. Yanor atau Guru Yanor dari Kalua pada 11 November 2026.

(Abd/Ang)