Berakreditasi B, KAI Kalsel Gandeng UCB Gelar DKPA

KAI Kalsel

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJAR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Kalimantan Selatan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Cahaya Bangsa (UCB) Banjarmasin, di Kampus UCB Jalan Jenderal Ahmad Yani Kilometer 17 Kabupaten Banjar, Rabu (22/6/2022).

Kerja sama ini sebagai salah satu syarat untuk memberikan Diklat Khusus Profesi Advokat (DKPA) kepada sekitar 28 calon advokat, terhitung hingga 26 Juni.

“MoU ini merupakam kelanjutan, karena proses seseorang untuk menjadi advokat itu harus mengikuti ujian, kemudian mengikuti pelaksanaan DKPA yang bekerja sama dengan salah satu universitas atau perguruan tinggi,” ungkap Ketua DPD KAI Kalsel, Bujino A. Salan, S.H., M.H.

Dikatakannya, persyaratan ini sesuai dengan SK Menteri Kemenkumham, yang minimal harus menjalin hubungan dengan sebuah perguruan tinggi berakreditasi B.

“Angakatan pertama sampai lima, kita bekerja sama dengan Universitas Lambung Mangkurat, dan sekarang angkatan ke-6 dengan UCB,” kata pengacara kondang di Banjarmasin ini.

Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Ketua DPD KAI Kalsel dengan Rektor UCB Dra. Hj. Sri Erliani, M.M., M.Kes., disaksikan Sekjen DPP KAI Apolos Djara Bonga, S.H., M.H. dan Ketua Yayasan UCB Dr. H. Akhmad Murjani, S.H., M.H., M.Kes.

“Kerja sama ini dalam proses pendidikannya meliputi fasilitas tempat dan lainnya,” katanya.

“Artinya, pelaksanaan pendidikan sendiri harus sesuai dengan kurikulum yang ditentukan Kemendikbudristek RI,” sambungnya.

Adapun narasumber yang akan memberikan materi terdiri dari unsur praktisi hukum, akademisi, pengadilan tinggi agama, dan Kejati.

“Setelah selesai mengikuti DKPA ini, calon advokat akan mengikuti pelantikan organisasi dan akan dilanjutkan dengan magang selama 2 tahun, baru mereka bisa diangkat sumpahnya,” jelas Bujino.

Sekjen DPP KAI turut mengapresiasi dengan hadirnya jalinan kerja sama ini, yang diharapkan bisa melahirkan para advokat berkualitas dan beritegritas.

“Khususnya di Kalsel dan Indonesia umumnya, anggota KAI itu cukup baik, belum ada pernah terlibat kasus suap menyuap yang ditangkap KPK,” paparnya.

Karena hal ini, lanjut Apolos, bagian dari tanggung jawab pengurus di daerah khususnya.

“Tanpa mereka melakukan pengawasan yang baik, memberikan nasihat yang baik, tentunya akan menjadi bola liar. Karena advokat itu sendiri kalau tidak dikontrol, banyak hal yang bisa menggoda untuk mereka melakukan penyimpangan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan UCB Banjarmasin juga sangat menyambut baik adanya kebersamaan ini.

“Dalam hal ini kita ada komunikasi dengan DPD KAI Kalsel, karena di kampus ini ada Fakultas Hukum, salah satunya untuk memperkuat tenaga pengajar kita memberi semangat bagi mahasiswanya,” katanya.

Universitas cahaya bangsa
Penyerahan cenderamata dari Sekjend DPP KAI Kepada Rektor UCB

Selain itu lanjut Murjani, ke depannya akan ada kerja sama magang bagi mahasiswanya.

“Semoga kerja sama ini terus berlanjut ke depannya dan lebih ditingkatkan lagi,” harapnya.

“Ini adalah salah satu proses pematangan. Di samping teori juga ada implementasi praktik baik di kampus dan luar kampus. Dengan adanya kerja sama ini, kita lebih mudah mengirimkan mahasiswa kita untuk magang di kantor pengacara mana pun dari KAI,” pungkasnya.

(Saprian)