Merekonstruksi Akar Kesuksesan: Pemuda Karang Intan Dibekali Fondasi Wirausaha Tangguh Bersama Ali Syahbana

Anggota DPRD Ali Syahbana (depan) saat memyampaikan materinya. (Foto: Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJAR – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar, menggelar kegiatan penguatan kapasitas pemuda dengan pendekatan berbeda di Desa Karang Intan, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan Anggota DPRD Ali Syahbana sebagai narasumber utama, dengan tema “Grand Strategy Mindset Wirausaha: Merekonstruksi Akar Kesuksesan Melalui Logika Ekonomi dan Kebijaksanaan Praktis”.

Dalam pemaparannya, Ali Syahbana mengajak para peserta untuk memahami kembali dasar-dasar fundamental dalam berwirausaha. Menurutnya, kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga pola pikir yang menggabungkan logika ekonomi dan kebijaksanaan dalam mengambil keputusan.

“Wirausaha sejati bermula dari niat yang murni dan kesungguhan yang mengakar. Inilah fondasi utama. Tanpa niat yang menjadi kompas, logika ekonomi sehebat apa pun akan kehilangan arahnya,” ujarnya dalam sesi diskusi interaktif.

Ali juga menekankan pentingnya daya tahan dalam menghadapi dinamika dunia usaha. Menurutnya, pemuda harus memiliki mental yang kuat dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan bisnis.

“Setiap hambatan harus dipandang sebagai data objektif untuk memperbaiki strategi usaha ke depan,” katanya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Kehadiran perwakilan dinas bersama Kepala Desa Karang Intan, dinilai menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam pengembangan sumber daya manusia di tingkat desa.

Pemerintah Kabupaten Banjar, tegas pihak Disbudporapar, berkomitmen terus memfasilitasi ruang diskusi edukatif, guna menciptakan ekosistem wirausaha yang matang secara intelektual dan kuat secara mental.

Melalui kegiatan ini, para pemuda Desa Karang Intan, diharapkan pihak Disbudporapar, mampu membangun usaha yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan jangka pendek, tetapi juga memiliki fondasi kuat untuk tumbuh menjadi pilar ekonomi berkelanjutan di Kabupaten Banjar.

(Tul/Ahmad M)