Buat Keluarga Tangguh Hadapi Pandemi, Aisyiyah Kalsel Adakan Pelatihan Ketahanan Pangan

Aisyah
PWA AISYIYAH Kalsel menyalurkan bantuan peralatan budidaya ikan dalam ember kepada para kader

JURNALKALIMANTAN, BANJARMASIN – Masih berlangsungnya pandemi Covid-19, terus mengundang perhatian Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Kalimantan Selatan (Kalsel), yang kini mengajak para kader, untuk menggalakkan program ketahanan pangan keluarga.

Ada 10 lebih peserta yang diundang, baik dari unsur pimpinan wilayah, daerah hingga cabang, dan undangan dari pengelola Panti Asuhan Muhammadiyah Putri yang menghadiri pelatihan ini.

Semuanya mendapat 2 materi menarik, dengan yang pertama diisi oleh Ketua Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LHPB) PWA Kalsel, Ir. Hj. Tri Hariani Sawitri, S.Pd.

Ia mengenalkan pembuatan praktis pupuk organik, dengan memanfaatkan sisa limbah rumah tangga.

“Kita bisa membuat ketahanan pangan keluarga secara kecil-kecilan, dengan memanfaatkan bahan yang ada di lingkungan sekitar,” ajak Tri saat pelatihan di Ruko Aisyiyah Kalsel, Jalan Perdagangan, Banjarmasin, Sabtu (18/07/2020).

Bahan-bahan tersebut, bisa berupa sisa makanan, atau sisa pembuatan makanan yang tidak digunakan.

Semuanya bisa dicampur dengan bahan khusus, agar menjadi pupuk organik.

Bahkan apabila dikemas menarik, pupuk tersebut bisa dipasarkan, dan menambah penghasilan keluarga.

Selain itu, tentunya bisa digunakan sendiri untuk bercocok tanam di pekarangan rumah, menghemat biaya pembelian pupuk.

Sedangkan materi satunya, diisi tim pengabdian masyarakat, dari Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB).

Dipimpin Wakil Rektor II UMB, Adriani Yulizar, S.Ag., M.A., ia bersama dua praktisi lainnya melatih cara budi daya ikan dalam ember.

UMB
Tim Pengabdian Masyarakat dari UMB, dipimpin wakil rektor II Adriani Yulizar, S.Ag., MA ( tengah )

Berbekal pengalaman yang telah digeluti, usaha ini menurutnya juga bisa mendatangkan penghasilan tambahan, apalagi lele termasuk ikan yang mudah dipelihara, tanpa harus menambahkan asupan oksigen di dalamnya.

“Bisa jadi inspirasi bagi Pimpinan Daerah hingga Cabang di Aisyiyah, untuk kembali diajarkan kepada banyak warga Muhammadiyah dan Aisyiyah lainnya,” ujar Adriani saat wawancara di sela kegiatan.

Selain pemberian materi, UMB juga memberikan bantuan peralatan hingga bibit ikan lele, yang bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk program ketahanan keluarga.

Lewat kegiatan ini, Ketua PWA Kalsel, Dr. Hj. Yulia Qamariyanti, S.H., M.Hum berharap, bisa semakin memperkuat pemberdayaan kadernya, terutama di masa pandemi, yang telah berimbas terhadap penurunan ekonomi masyarakat.

“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan ketahanan pangan keluarga, yang diharapkan berpengaruh terhadap penguatan kesejahteraan masyarakat,” urai Yulia.

Selanjutnya LLHPB direncanakan turut dibentuk di tingkat pimpinan daerah hingga cabang, usai Muktamar Aisyiyah 2020.

Editor : Ahmad MT