‎Dewi Damayanti Said Dorong Pendidikan Politik Perempuan

Dewi Damayanti said foto bersama dengan peserta pendidikan politik kaukus perempuan politik Indonesia di Banjarbaru

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Fraksi Partai Golkar, Dewi Damayanti Said, menekankan pentingnya penguatan peran perempuan melalui pendidikan politik yang berkelanjutan dan terarah.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan pendidikan politik yang diselenggarakan oleh Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kalimantan Selatan di Banjarbaru, Senin (20/4/2026).

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya meningkatkan kapasitas, wawasan, serta partisipasi perempuan dalam kehidupan politik dan pembangunan daerah.

Program tersebut juga menjadi bagian dari realisasi Pokok Pikiran (Pokir) Hj. Dewi Damayanti Said pada tahun 2026 yang berfokus pada pemberdayaan perempuan, khususnya dalam peningkatan literasi politik.

Menurut Dewi, pendidikan politik memiliki peran strategis dalam membentuk perempuan yang tidak hanya memahami hak dan kewajibannya, tetapi juga mampu terlibat aktif dalam proses pengambilan kebijakan.

“Kami mengusulkan pokir yang berorientasi pada pemberdayaan pendidikan politik perempuan, agar mereka memiliki pemahaman yang baik, percaya diri, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan dan pengambilan keputusan,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas perempuan melalui pendidikan politik akan berdampak langsung pada kualitas demokrasi, sekaligus memperkuat peran perempuan sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

Kegiatan ini mengusung tema “Perempuan Cerdas sebagai Pilar Pembentukan Generasi Berkualitas”, yang mencerminkan pentingnya peran perempuan, baik sebagai individu maupun sebagai ibu, dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing.

Pelaksanaan kegiatan turut melibatkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Selatan sebagai mitra penyelenggara. Sinergi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi politik serta memperkuat pemahaman masyarakat, khususnya perempuan, terhadap dinamika demokrasi di daerah.

Peserta kegiatan berasal dari berbagai unsur, di antaranya KPPI Kalimantan Selatan, Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan, serta perwakilan PKK Kabupaten Banjar. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan tingginya antusiasme dan komitmen bersama dalam mendorong pemberdayaan perempuan dengan narasumber Rahmah Norlias dari PKK kalsel dan lanie maselia dari dosen fisip universitas Lambung Mangkurat.

Selain sebagai forum pendidikan politik, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Kartini. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk merefleksikan kembali perjuangan perempuan dalam memperoleh kesetaraan, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam pembangunan di era modern.

Melalui kegiatan ini, diharapkan perempuan di Kalimantan Selatan semakin berdaya, memiliki wawasan politik yang memadai, serta mampu mengambil peran strategis di berbagai sektor.

‎Dengan demikian, perempuan tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek utama yang turut menentukan arah kemajuan daerah dan kualitas generasi mendatang. (YUN)