Fungsi Jembatan Timbang Diharapkan Berjalan Maksimal

Sahrujani, Ketua Komisi III DPRD Kalsel

JURNAL KALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) H Sahrujani mengharapkan, agar fungsi jembatan timbang di Kabupaten Tabalong berjalan maksimal.

Harapan itu disampaikannya menjawab pertanyaan Jurnal Kalimantan.com, di Banjarmasin, Selasa (14/12/2021).

Mengenai jembatan timbang di Tabalong yang pembangunannya Tahun 2022 itu, dirinya menyatakan, hal tersebut kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam hal ini Badan Pengelola Transportasi Darat Wilayah Kalsel.

“Pos jembatan timbang berjalan itu rencananya sekitar lima kilometer dari kota Tanjung (237 kilometer utara Banjarmasin), ibukota Tabalong. Istimewanya jembatan timbang tersebut dari kejauhan beberapa meter sudah bisa mendeteksi kelebihan muatan atau beban,” ujarnya.

“Hanya saja Undang Undang (UU) Lalulintas mengatur denda hanya maksimal Rp500.000 kalau terjadi pelanggaran ketentuan batas maksimal muatan. Itu ringan, sehingga masih rentan terjadi pelanggaran,” terangnya.

Sebelumnya Komisi III ke kabupaten Tabalong atau kabupaten , 9 – 11 Desember lalu untuk memantau/memonitor rambu-rambu di daerah yang berbatasan Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) itu.

Menurutnya,rambu-rambu yang ada di jalan trans Kalimantan lintas Bumi Saraba Kawa Tabalong sudah sesuai ketentuan minimal.

“Namun kita berharap penyediaan rambu-rambu, baik pada jalan nasional atau trans Kalimantan maupun yang berstatus jalan provinsi dan kabupaten/kota agar lebih maksimal lagi,” ujarnya.

Karena rambu-rambu lalulintas bagian dari upaya menghindari atau meminimalkan kecelakaan lalulintas ,” tutupnya.(Yunn)