Gubernur Sahbirin Noor Dukung Optimalisasi Pendapatan Daerah

Kabid Pengelolaan Pendapatan Daerah Bakeuda Kalsel Rusma Khazairin
Kabid Pengelolaan Pendapatan Daerah Bakeuda Kalsel Rusma Khazairin

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Provinsi Kalimantan Selatan Rusma Khazairin mengatakan, untuk menyikapi upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah dari sektor-sektor unggulan, di antaranya melalui Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), di mana pemutakhiran data Wajib Pajak tengah dilaksanakan masing-masing Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) menggunakan data tunggakan dari pangkalan data kesamsatan.

“Untuk kegiatan ekstensifikasi objek pajak terus diupayakan dengan melakukan penambahan gerai layanan, serta memperbanyak alternatif pembayaran pajak daerah melalui E-Channel bekerja sama pihak perbankan, ritel, serta lembaga keuangan lainnya,” ungkap Rusma melalui pesan WhatsAppnya, Senin(13/6/2022)

Dikatakannya, Tim Teknologi Informasi (TI) Bidang Perencanaan, Pengembangan, Pengendalian dan Evaluasi Pendapatan Daerah Bakeuda, sedang melaksanakan proses penggabungan data e-Samsat dengan data Registrasi Elektronik dan Identifikasi Kepolisian mendatangkan Tim TI Korps Lalu Lintas Polri. Jika hal ini rampung, pihaknya mengharapkan tidak ada lagi data ganda ranmor dan memudahkan proses identifikasi statusnya.

Kemudian, tambah Rusma, setelah proses penggabungan selesai, tahapan selanjutnya proses pembersihan data, yang nantinya berada dalam pengawasan maupun arahan dari pihak kepolisian, inspektorat, serta pihak teknis lain, terkait legalitas penghapusan data ganda tersebut.

“Hal ini guna mempercepat upaya optimalisasi pendapatan daerah, maka data yang ada akan tetap dipergunakan dahulu dalam proses konfirmasi penagihan terhadap PKB status terutang, baik kepemilikan pribadi, perusahaan ataupun instansi pemerintah,” jelasnya

Selain itu lanjut Rusma, pentingnya upaya sosialisasi membangun kesadaran masyarakat terhadap kepatuhan membayar PKB, yakni melaporkan alih tangan kepemilikan. Bilamana tidak dilakukan, akan mempengaruhi penambahan nilai perhitungan pajak progresif bagi pemilik asal terhadap kepemilikan kendaraan bermotor yang baru dimiliki.

Bukan itu saja, pihaknya juga mengencarkan sosialisasi pentingnya tertib berlalu-lintas, tertib membayar PKB, maupun sosialisasi lainnya terkait kepemilikan kendaraan bermotor

“Sesuai arahan Gubernur Kalsel Paman Birin (sapaan akrab H. Sahbirin Noor, red), agar semua UPPD Samsat di Banua di bawah koordinasi Bakeuda, bisa terus menerus bersungguh-sungguh menggali pendapatan daerah, guna kesinambungan serta percepatan pembangunan di Banua kita tercinta ini,” imbuh Rusma.

Ia menegaskan, Gubernur Kalsel sepenuhnya mendukung semua strategi optimalisasi pendapatan daerah yang dilaksanakan, sepanjang tidak bertentangan dengan aturan-aturan yang ada. Gubernur juga mendorong pihaknya untuk dapat bekerja sama lebih baik dan intens dengan berbagai pihak, serta lebih masif dalam upaya penagihan.

“Terutama dengan lebih memberdayakan semua pegawai UPPD Samsat yang berada di kabupaten/kota, di luar jadwal tugas pokoknya sehari-hari,” pungkas Rusma.