K.H. Husin Naparin Berpulang, Dikenang Sosok Bijak dan Penuh Kasih

Suasana menjelang salat jenazah K.H Husin Naparin di masjid Jami Banjarmasin, Rabu (6/5) siang. (Foto : Api)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kabar duka menyelimuti masyarakat Kalimantan Selatan, Rabu (6/5/2026) pagi. Ulama kharismatik yang juga mantan Ketua Ulama Indonesia Kalsel Periode 2021–2026 K.H. Husin Naparin, meninggal dunia di RS Sultan Agung Banjarbaru.

Kepergian tokoh agama tersebut meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat, salah satunya Anggota Yayasan Smith 1946 Dina Hartati. Dirinya pun datang melayat bersama rekan-rekannya, sebagai bentuk belasungkawa sekaligus memberikan iringan doa bagi almarhum.

“Kami sengaja langsung datang karena ingin mengantar beliau,” ujarnya.

Dina mengenang K.H. Husin Naparin sebagai sosok yang baik dan dekat dengan masyarakat. Menurutnya, almarhum kerap hadir dalam berbagai kegiatan di sekolah maupun yayasan.

“Apabila ada acara di sekolah atau yayasan, beliau pasti hadir. Beliau selalu berperan penting dalam setiap kegiatan kami,” ungkapnya.

Dina juga menyebut almarhum sebagai pribadi yang penuh perhatian dan penyayang, serta sering memberikan nasihat, terutama terkait pengendalian emosi dan pembentukan akhlak.

“Beliau sering memberikan masukan tentang cara mengendalikan emosi dan bagaimana menjadi manusia yang berakhlak,” katanya.

Dina menambahkan, kepergian K.H. Husin Naparin menjadi kehilangan besar bagi masyarakat.

“Semoga amal dan ibadah beliau diterima di sisi-Nya,” pungkasnya.

Siang harinya, almarhum disalatkan di Masjid Jami Banjarmasin, yang penuh diisi jemaah. Selanjutnya almarhum diantar ke Pondok Pesantren Rasyidiah Khalidiyah Amuntai, untuk kemudian dikebumikan di Kalahiang Paringin Kabupaten Balangan.

(Api/Ahmad M)