K.H. Husin Naparin Wafat, Ribuan Jemaah Antar ke Pemakaman di Balangan

Ribuan pelayat antar kepergian K.H. Husin Naparin untuk dimakamkan di Balangan, Rabu (6/5) siang. (Foto : Api)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kabar wafatnya ulama kharismatik Kalimantan Selatan K.H. Husin Naparin, menyisakan duka mendalam bagi masyarakat. Ketua Majelis Ulama Indonesia Kalsel periode 2021–2026 tersebut mengembuskan napas terakhir di RS Sultan Agung Banjarbaru, Senin (6/5/2026) pagi.

Besarnya penghormatan masyarakat terlihat dari membludaknya jemaah yang menghadiri salat jenazah di Masjid Jami Banjarmasin. Kehadiran ribuan pelayat menjadi bukti kedekatan almarhum dengan umat.

Putra almarhum, Gusti Taufiq Rahman mengungkapkan, bahwa sang ayah telah menjalani perawatan sejak dua pekan terakhir. Kondisinya sempat membaik setelah dirawat selama sepekan.

“Beliau sempat dirawat dan kondisinya membaik, sehingga dibawa pulang untuk beristirahat,” ujarnya.

Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama. Tiga hari setelah kembali ke rumah, kesehatan K.H. Husin kembali menurun, hingga akhirnya harus dirujuk kembali ke rumah sakit.

“Tiga hari lalu kami bawa lagi ke rumah sakit karena kondisi beliau menurun,” lanjut Taufiq.

Setelah menjalani perawatan intensif selama tiga hari, K.H. Husin Naparin dinyatakan wafat sekitar pukul 08.10 Wita dan dikonfirmasi pada pukul 08.30 Wita.

“Beliau wafat dalam keadaan tenang,” ucap Taufiq.

Sesuai wasiat almarhum, jenazah disalatkan di Masjid Jami Banjarmasin, sebelum kemudian dibawa ke Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai untuk kembali disalatkan.

Kemudian dimakamkan di kampung halaman almarhum di Kabupaten Balangan, berdekatan dengan makam kedua orang tua K.H. Husin Naparin, sebagaimana permintaan semasa hidup.

Pihak keluarga turut memohon doa dari masyarakat agar almarhum mendapat rahmat, ampunan, serta tempat terbaik di sisi Allah Swt.

(Api/Ahmad M)