Kenaikan Tarif PDAM Batola Berlaku 1 Februari 2022 

Tarif Kenaikan PDAM Batola

JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Barito Kuala (Batola) bakal naikkan tarif bagi pelanggannya, yang dimulai Februari ini. 

Direktur PDAM Batola Sumadi, melalui Kasubag Umum Sadono menegaskan, perubahan tarif adalah hal yang sangat wajar, karena dari 2013 belum pernah ada kenaikan. 

Kebijakan ini juga diperkuat Peraturan Menteri Dalam Negeri dan Surat Keputusan Bupati dalam Peraturan Bupati Nomor 101 tahun 2021. 

“Peraturan itu harus dilaksanakan, apabila tidak dilaksanakan, maka kita dapat melanggar dan melakukan kesalahan,” ucapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (19/01/2021). 

Kasubag Umum Sadono
Kasubag Umum PDAM Batola, Sadono

Perusahaan daerah ini memiliki sekitar 34 ribu pelanggan yang tersebar di 17 kecamatan, dengan pelanggan terbanyak di golongan K3. 

“Besarannya kenaikan tarif ini diberlakukan untuk empat kelompok pelanggan. Untuk K-1 dan K-2 naik dengan besaran Rp 500 per meter kubik. Dari Rp 2.000 menjadi Rp 2.500,”bebernya.

Ditambahkannya, sedangkan pelanggan K-3 naik Rp 1.000, dari Rp 3.000 menjadi Rp 4.000 dan K-4 naik sebesar Rp 1.500 dari Rp 4.000 menjadi Rp 5.500 per meter kubik.

“Tarif tersebut berlaku untuk pemakaian maksimum 0 hingga 10 kubik. Adapun setiap kelipatan 10 kubik seterusnya dikenakan tarif tambahan Rp 500 per meter kubik,”tegasnya.

Selain itu, kebijakan ini telah disosialisasikan melalui surat edaran, baik untuk pelanggan K1 meliputi masjid, musala, dan fasilitas umum. K2 untuk rumah tangga biasa atau rumah tangga sederhana. K3 bagi pelanggan di atas rumah tangga biasa yang mempunyai fasilitas. Sedangkan K4 pelanggan seperti hotel, industri, dan lainnya. 

“Dengan adanya kenaikan tarif, pelayanan sudah kita benahi, baik kualitas dan kuantitasnya bagi pelanggan, baik itu jaringan yang belum lancar sudah kita perbaiki, agar bisa lancar dalam distribusi air kepada pelanggan,” pungkasnya.

Alibana / Ahmad MT