Nasib Guru Honorer, Diduga Bunuh Diri di Sungai Alalak

bunuh diri ke sungai alalak
Suasana sekitar rumah AS

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Alamsyah, Anggota Water Rescue Alalak mengatakan, AS diduga tenggelam berdasarkan keterangan dari saksi Purnamasari.

“Tadi saksi mengatakan, saat subuh saat akan berwudu di dermaga di samping rumah AS, dia melihat ada seseorang di sana,” ucap Alamsyah.

Karena ada orang di dermaga, saksi lantas mengurungkan niatnya untuk berwudu.

Tak berselang lama, AS pun dilihat saksi melompat ke air dan tak kembali lagi ke daratan.

Dari pantauan di lapangan, terlihat sejumlah relawan tanggap darurat, anggota TNI hingga Polri, nampak mendatangi lokasi awal AS diduga tenggelam.

Kejadian ini sempat menggegerkan Warga Berangas, lewat kabar dugaan orang bunuh diri dengan cara menceburkan diri ke Sungai Alalak, di RT 8 Berangas Tengah, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Selasa (12/4/2022) dini hari.

Diketahui, orang tersebut adalah AS (32), warga setempat, yang merupakan guru honorer.

Salah seorang warga, Iwo Sucipto mengatakan, kalau dirinya juga tidak mengetahui secara pasti bagaimana kejadiannya, dan juga kebenaran dari kejadian tersebut.

“Dari informasi yang beredar, katanya memang ada yang melihat, sekitar pukul 05.00 WITA tadi pagi, dia menceburkan diri dari titian yang ada di samping rumahnya,” ujarnya.

Dugaan tersebut mencuat setelah ditemukannya sepucuk surat yang ditinggalkan AS sebagai pesan kematiannya.

“Ada surat pesan kematian yang ditinggalkan AS. Di suratnya juga ada bercak noda darah,” beber Iwo.

Sebelumnya, AS meninggalkan kunci motor hingga ponselnya di rumah.

Iwo mengungkapkan, kalau AS bisa terbilang agak tertutup dan jarang keluar dari rumah.

“Orangnya memang jarang keluar rumah, tapi kalau diajak bicara, orangnya lumayan aktif saja,” tutur Iwo.