Peringati Harjad ke-496 Banjarmasin, Sekolah Penggerak Paud dan SD Mawaddah Gelar Gebyar Banua Mendunia

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-496 Kota Banjarmasin Tahun 2022, Sekolah Penggerak PAUD dan SD Mawaddah melaksanakan Gebyar Banua Mendunia, yang dibuka resmi Bunda PAUD Kota Banjarmasin diwakili Sekretaris Umum Tim Penggerak PKK Hj. Hardiyanti, S.Sos., di Sekolah Penggerak PAUD dan SD Mawaddah, Jalan Cempaka IV.

Turut hadir dalam pembukaan ini Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Nuryadi dan jajaran, Ketua Yayasan sekolah setempat, dewan guru, beserta para orang tua peserta didik.

Hendayani, Ketua Pelaksana mengungkapkan, digelarnya kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi pihaknya sebagai sekolah pengerak, untuk memajukan dunia pendidikan.

“Kenapa mengangkat tema Banua Mendunia, karena kita ingin ikut andil dalam mensosialisasi dan mempublikasikan kota ini sebagai Kota Pendidikan Inklusi dan Pariwisata,” ungkapnya kepada jurnalkalimantan.com di sela kegiatan, Jumat (23/09/2022).

Untuk itu, berbagai tema proyek yang dihasilkan peserta didiknya mengangkat makanan khas dan kerajinan Kota Banjarmasin.

“Seperti keripik kangkung, tapai ubi, hingga kerajinan yang berbasis eco print, dan daur ulang,” lanjut Hendayani yang juga Kepala SD Mawaddah.

Hasil karya yang ditampilkan dalam Bazar Banjar ini, sebagai implementasi dari pembelajaran sekolah penggeraknya, yang berfokus pada pengembangan hasil belajar peserta didik.

“Anak-anak bukan hanya sekadar diajak membuat keripik, namun juga mengikuti prosesnya, dari mulai memanfaatkan lahan untuk menanam kangkung hidroponik, mencabut tanaman itu sendiri, bahkan mereka juga diajak ke kebun. Makanya pada bazar ini kita tampilkan melalui foto-foto,” urai Kepsek.

Selain itu, seperti tapai, pihak sekolah juga mengundang narasumber untuk mengajari anak-anak membuat makanan khas itu, begitu juga dengan karajinan lainnya.

Sementara itu, Hj. Hardiyanti yang mewakili Bunda PAUD menyampaikan apresiasi terhadap gelaran ini, dan kagum dengan berbagai hasil karya peserta didik PAUD dan SD Mawaddah.

“Ini sudah luar biasa, semoga kegiatan dan program sekolah penggerak ini dapat memajukan dunia pendidikan dan dapat diaplikasikan sekolah lain,” tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, yang mengapreasi kegiatan salah satu sekolah penggerak di kota ini, untuk mengaplikasikan kurikulum Merdeka Belajar.

“Sekolah ini termasuk dalam angkatan ke-2, yakni 11 TK dan 10 SD. Jadi, sudah ada 14 untuk tingkat TK, SD ada 20, dan SMP ada 2 hingga angkatan ke-2, yang kita jadikan sekolah penggerak di kota ini,” urai Nuryadi di sela kegiatan.

Selain bazar yang bekerja sama dengan berbagai pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di kota ini, pihaknya juga melaksanakan lomba unjuk bakat dan mewarna, dengan peserta yang terbuka untuk siswa SD dan TK, serta siswa disabilitas se-Kota Banjarmasin.

Selain itu, juga ada lomba penulisan modul proyek guru TK dan SD se-Indonesia, yang digelar secara daring.

Sementara itu, Ketua Yayasan Taman Pendidikan Sakinah Dani Wahyudi, menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan sekolahnya ini.

“Kami sangat bersyukur dengan gelaran ini, dan mendukung program sekolah penggerak ini, saya lihat anak-anak sangat antusias setiap hari untuk sekolah dengan pembelajaran seperti ini. Istilahnya, ini memberikan stimulasi bagi sekolah untuk berkembang dengan kekhasannya masing-masing,” ucapnya.

Gelaran Gebyar Banua Mendunia dari sekolah satu atap ini, juga bakal dimeriahkan karnaval sasirangan, yang dilangsungkan besok hari.

(Ihsan)