Pj Bupati Batola Dampingi Mensos Lakukan Baksos

JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Menteri Sosial Tri Rismaharini melakukan bakti sosial di Kabupaten Barito Kuala (Batola) dengan berbagai kegiatan, yang didampingi Penjabat (Pj) Bupati Mujiyat dan Sekda Zulkipli Yadi Noor, berlangsung 12 hingga 13 Juni 2024.

Baksos dimulai dari Desa Sungai Pitung, Kecamatan Alalak. Di lokasi ini banyak penderita kusta dan katarak yang belum ditangani, dan masih ada orang dengan gangguan jiwa yang dipasung.

Berdasarkan data yang didapat, ada 11 ODGJ di Sungai Pitung dan dua dari desa lain, yang kesemuanya akan dibebaskan.

Mensos bersama Pj Bupati dan rombongan juga meninjau baksos Kementrian Sosial berupa operasi katarak gratis di RSUD Abdul Aziz Marabahan.

Plt. Kepala Dinas Sosial Batola Muhammad Sya’rawi menyampaikan, kegiatan baksos meliputi pemberian bantuan untuk penyandang disabilitas fisik dan mental, penderita kusta, ODGJ, dan operasi katarak.

Selanjutnya, Risma singgah di halaman kantor bupati. Kehadiran Menteri dan rombongan disambut para warga penyandang disabilitas fisik dan anak-anak sekolah luar biasa.

“Pada awalnya saya melihat beberapa saudara-saudara kita yang terkena penyakit kusta, maka saya datang ke sini. Tapi ternyata ada banyak juga yang disabilitas mental atau ODGJ,” ungkap Risma.

Ia menyampaikan, kalau ada yang sakit mental atau ODGJ itu tidak boleh dipasung, karena bisa diobati.

“Kata dokter menyampaikan ke saya, itu sama dengan penyakit gula dan penyakit jantung yang harus minum obat rutin. Jadi, jangan dipasung, bawa ke rumah sakit, nanti dia akan disuntik dan dia akan menjadi tenang, karena kalau dipasung, kakinya akan menjadi mengecil, sudah tidak bisa apa-apa, itu bisa menjadi lumpuh dan tergantung kepada orang lain,” tuturnya.

Sementara itu, Pj Bupati Batola juga berharap, baksos ini dapat menggairahkan masyarakat, terutama bagi orang berkebutuhan khusus, ODGJ, dan penderita kusta.

“Semoga semua merasa terayomi dan bahkan hari ini telah dua tempat melepas pasung, dan Ibu Mensos tidak ragu-ragu, menandakan itu sebuah rasa kepedulian yang sangat tinggi,” tutur Mujiyat.

Di kesempatan ini, Kemensos turut memasang instalasi pengolah air bersih yang tersebar di empat kecamatan, yaitu Alalak, Barambai, Bakumpai, dan Tabukan.

(AA/Foto:Bana/Kominfo)