JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin punya cara tersendiri dalam menyambut kunjungan Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, ke Balai Kota Banjarmasin, Jumat (7/8/26).
Alih-alih menyajikan hidangan umum, Pemkot Banjarmasin memilih menghidangkan beragam kuliner khas Banjar. Sajian tersebut menjadi bagian dari upaya mempertahankan kekayaan kuliner sekaligus identitas budaya daerah kepada tamu yang berkunjung.
Di meja jamuan, tersaji sejumlah menu tradisional, di antaranya ikan sepat kering, cacapan, serta berbagai hidangan khas Banjar lainnya.
Pelaksana tugas Kepala Bagian Umum Setdakot Banjarmasin Ahmad Zazuli mengatakan, penyajian kuliner lokal tersebut merupakan arahan langsung Wali Kota Muhammad Yamin.
Menurutnya, jamuan dengan menu khas Banjar tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada tamu, tetapi juga menjadi sarana melestarikan kekayaan budaya lokal.
“Pak Wali Kota meminta agar tamu disambut dengan hidangan khas Banjar. Kami ingin beliau merasakan cita rasa daerah yang menjadi kebanggaan masyarakat Banjarmasin,” ujarnya.
Pemilihan menu tersebut dinilai semakin relevan karena Muhammad Rifqinizamy Karsayuda merupakan putra Banjar yang telah lama mengenal berbagai kuliner khas daerah.
“Beliau adalah urang Banjar. Karena itu kami menyajikan menu-menu yang dekat dengan masyarakat Banjar. Ini bukan sekadar makanan, tetapi juga bagian dari identitas budaya kita,” katanya.
Ahmad Zazuli menegaskan, penyajian kuliner khas Banjar merupakan bagian dari cara Pemkot Banjarmasin menunjukkan keramahan daerah sekaligus menjaga eksistensi warisan kuliner lokal.
Ia berharap setiap tamu yang berkunjung ke Banjarmasin tidak hanya mendapatkan manfaat dari agenda pemerintahan yang dijalankan, tetapi juga memiliki pengalaman dan kesan terhadap kekayaan budaya daerah.
“Tamu yang datang diharapkan tidak hanya pulang membawa hasil pertemuan, tetapi juga membawa kesan tentang keramahan Banjarmasin dan kekayaan kuliner Banjar,” pungkasnya.
Diketahui Ketua Komisi II DPR RI H. M. Rifqinizamy Karsayuda ke Banjarmasin dalam rangka kegiatan Fasilitasi Pendaftaran Penduduk melalui Layanan Jemput Bola di Daerah, sebagai bagian dari percepatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan verifikasi data kependudukan untuk mendukung program perlindungan sosial nasional.
(Adv/Ih)













