Survei FedEx: 87% UMKM Indonesia Alami Kenaikan Perdagangan dengan Eropa

Survei Fedex mengalami peningkatan terkait UMKM Indonesia

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Survei terbaru FedEx menunjukkan bahwa 87% UMKM Indonesia mencatat peningkatan perdagangan dengan Eropa. Lonjakan ini didorong oleh permintaan konsumen yang kuat, harga kompetitif, serta strategi ekspor yang lebih terarah.

Sebanyak 42% UMKM kini memiliki sedikitnya seperempat pelanggan dari Eropa, dan 88% pelaku usaha berencana memperluas perdagangan ke kawasan tersebut dalam satu hingga dua tahun ke depan. Optimisme UMKM Indonesia juga tercatat lebih tinggi 14% dibanding rata-rata Asia Pasifik.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Managing Director FedEx Indonesia, Garrick Thompson, menyatakan bahwa UMKM Indonesia semakin agresif memanfaatkan peluang pasar global. FedEx, katanya, terus mendukung melalui layanan logistik, teknologi, dan solusi berkelanjutan.

Meski prospek meningkat, 98% UMKM masih menghadapi hambatan seperti bea cukai, tarif impor, dan biaya logistik. Belanda, Jerman, dan Prancis menjadi pasar Eropa paling dominan bagi eksportir Indonesia, sementara Inggris Raya tercatat sebagai pintu masuk utama ke Eropa di tingkat regional.

Survei juga menunjukkan UMKM Indonesia lebih menekankan transformasi digital ketimbang efisiensi biaya. Fokus mereka mencakup solusi logistik yang efisien, teknologi rantai pasok, serta wawasan pasar untuk menghadapi kompleksitas regulasi Eropa.

Untuk mendukung peningkatan arus perdagangan, FedEx menambah lima penerbangan baru Asia–Eropa dan kini mengoperasikan 26 penerbangan mingguan, mempercepat waktu pengiriman hingga satu hari. FedEx juga memperkuat layanan digital, termasuk Electronic Trade Documents dan FedEx Import Tool, guna mempercepat proses ekspor dan kepabeanan. (Viz)

[feed_them_social cpt_id=57496]