JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 resmi dimulai di Kabupaten Barito Kuala. Sebagai tuan rumah, Barito Kuala (Batola) menargetkan peningkatan prestasi dibanding penyelenggaraan tahun sebelumnya.
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Barito Kuala, H. Zulkipli Yadi Noor, menegaskan bahwa tujuan utama penyelenggaraan MTQ adalah memperkuat syiar Islam dan membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.
“Memang hakikat MTQ adalah syiar agama dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an,” ujar Zulkipli saat ditemui di lokasi kegiatan, Ahad (21/6/2026).
Menurutnya, pelaksanaan musabaqah tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana untuk meningkatkan semangat belajar dan memahami kandungan Al-Qur’an.
“Namun untuk menambah semangat belajar dan menggali isi kandungan, digelar kejuaraan-kejuaraan atau musabaqah. Tentu sebagai tuan rumah, Batola tidak ingin sekadar sukses penyelenggaraan,” katanya.
Zulkipli yang juga menjabat Sekretaris Daerah menyampaikan, kafilah Batola memasang target memperbaiki posisi yang diraih pada MTQ tingkat provinsi sebelumnya.
“Kalau sebelumnya Batola berada di peringkat empat dengan total nilai 121, tentu sekarang kami ingin lebih baik lagi,” tegasnya.
Optimisme itu didukung oleh kekuatan Batola pada cabang kaligrafi yang selama ini menjadi salah satu andalan daerah. Untuk meningkatkan daya saing peserta, LPTQ Batola juga mendatangkan pelatih berlevel nasional.
“Kami biasanya unggul di cabang kaligrafi. Selain mempertahankan prestasi di cabang ini, kami juga berharap mampu meningkatkan capaian di cabang-cabang lain,” tambah Zulkipli.
Persaingan antarkafilah diperkirakan berlangsung ketat hingga penutupan MTQN XXXVII.
MTQN XXXVII Kalimantan Selatan 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum memperkuat syiar Al-Qur’an serta melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Selatan di tingkat nasional.
(Alibana/Ang)













