JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 Kodim 1007/Banjarmasin, resmi ditutup di halaman Balai Kota, Kamis (21/5).
Penutupan kegiatan dipimpin Komandan Kodim Letkol Czi Slamet Riyadi, dan dihadiri Wali Kota H. Muhammad Yamin HR, beserta jajaran terkait.
Dalam kegiatan tersebut, Dandim menyerahkan laporan hasil pelaksanaan TMMD, sebagai penanda berakhirnya program yang difokuskan di Jalan Sungai Gampa RT 22 Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara.
Usai penutupan, Wali Kota bersama Dandim dan jajaran meninjau langsung hasil pembangunan, termasuk menjajal jalan lingkungan yang telah dilakukan peninggian.
Melalui program TMMD ke-128, dilakukan peninggian jalan sepanjang 450 meter dengan lebar dua meter. Jalan yang sebelumnya berupa tanah tersebut ditinggikan sekitar 50 sentimeter menggunakan material batu, guna meningkatkan aksesibilitas warga.
Selain itu, program TMMD juga mencakup pemasangan dua unit gorong-gorong, rehabilitasi dua rumah tidak layak huni (RTLH), serta rehabilitasi satu masjid.
Letkol Czi Slamet Riyadi mengatakan, program TMMD tidak hanya bertujuan memperkuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat, tetapi juga meningkatkan mobilitas dan perekonomian warga.
“Alhamdulillah sudah 100 persen. Tadinya ini rendah dan masih tanah, kita tinggikan dengan batu. Semoga bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota mengapresiasi pelaksanaan program TMMD yang menyasar wilayah pinggiran tersebut.
Menurutnya, Pemkot akan mengupayakan keberlanjutan pembangunan ini, agar infrastruktur yang telah dibangun dapat semakin ditingkatkan kualitasnya.
“Semoga ke depan jalan ini bisa dicor atau diaspal,” kata Yamin.
Selain pembangunan fisik, pelaksanaan TMMD juga diisi berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan dan bela negara, pendidikan, pertanian, hukum, bahaya narkoba dan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Beirkutnya juga ada sosialisasi rekrutmen TNI dan Polri, penanggulangan bencana alam, pencegahan tengkes, hingga pelayanan Posyandu, pos pembinaan terpadu, dan penyakit tidak menular (PTM).
(Ih/Ahmad M)













