JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalimantan Selatan melalui Bidang Perikanan Tangkap melaksanakan kegiatan restocking ikan lokal sebagai upaya pemulihan sumber daya ikan di perairan umum.
Kegiatan yang digelar di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala ini dipimpin langsung oleh Kepala Dislautkan Kalsel, Rusdi Hartono. Turut hadir jajaran DPRD Kalimantan Selatan, pemerintah daerah Barito Kuala, penyuluh perikanan, aparat desa, Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas), serta masyarakat setempat.
Rusdi Hartono mengatakan, sebanyak 90 ribu ekor benih ikan lokal ditebar ke perairan umum sebagai langkah nyata menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan daerah.
“Syukur Alhamdulillah, hari ini kami telah menebar sebanyak 90 ribu ekor benih ikan lokal, terdiri dari ikan gabus dan papuyu di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala,” ujarnya, belum lama tadi.

Menurut Rusdi, kegiatan ini sejalan dengan arahan Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, untuk menjaga keberlanjutan stok ikan sekaligus melestarikan ekosistem perairan di Banua.
Selain melakukan penebaran benih, Dislautkan Kalsel juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian sumber daya perikanan dengan mencegah praktik penangkapan ikan yang merusak (destructive fishing) maupun penangkapan ikan ilegal (illegal fishing).
“Kami mengajak seluruh pihak untuk berperan aktif menjaga kelestarian perairan dan mencegah praktik destructive fishing serta illegal fishing agar sumber daya ikan tetap terjaga untuk generasi mendatang,” tegasnya.
Kegiatan restocking ini diharapkan mampu meningkatkan populasi ikan lokal di perairan umum Barito Kuala, sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor perikanan.
(Sumber : Dislautkan Kalsel)













