KPID Kalsel Sosialisasikan Penyiaran Sehat dan TV Digital 

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJAR Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), menggelar kegiatan literasi media dan sosialisasi rencana migrasi TV analog ke digital. 

Kegiatan yang dilangsungkan di Kedai Lingkungan D’Langkar Manis Kelurahan Sekumpul, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar ini, berlangsung dengan nuansa santai ala anak muda, hingga membuat antusias peserta menjadi lebih pro aktif mengikuti acara, yang dihadiri perwakilan Kelompok Masyarakat Peduli Siaran (KMPS), tokoh masyarakat, ulama, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan setempat.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Sosialisasi bertema “Penyiaran Sehat Menuju Migrasi TV Analog ke Digital” ini mendapat banyak pertanyaan dari peserta, seiring rencana perpindahan siaran TV ke sistem digital yang akan dimulai bertahap pada April-Agustus-November 2022. 

Di kesempatan ini, Koordinator Bidang Kelembagaan KPID Kalsel Nazaruddin Ikhwan, juga mengajak peserta untuk menjadi pemirsa sehat, seiring dampak media TV yang bisa mempengaruhi psikologis penontonnya. 

“Menonton televisi akan membentuk dan mendistorsi konsepsi realitas sosial pemirsa. Untuk itu, diperlukan pemirsa yang cerdas dan kritis. Cerdas mampu memilah/memilih isi siaran, menonton dengan sadar,” ungkapnya usai kegiatan, Senin (06/12/2021). 

Nazaruddin juga mengajak peserta untuk bersama mendorong lahirnya siaran berkualitas.

“Dengan tidak menontonnya atau melaporkan pelanggaran ke KPI/KPID,” tambahnya. 

Pemaparan literasi media turut disampaikan Komisioner KPID Kalsel H. M. Farid Soufian dan H. Gusti Burhanuddin, terkait siaran sehat yang hanya dapat hadir di lingkungan keluarga dengan pendampingan orang tua kepada anaknya saat menyaksikan program TV.

KPID juga berpesan untuk membatasi anak saat menonton siaran televisi serta diawasi, hingga harus mempunyai klasifikasi atau batasan umur pada program siarannya.

Editor : Achmad MT

[feed_them_social cpt_id=57496]