Komisi I Dorong Peningkatan Status Desa

Peningkatan Status Desa
Kunjungan Komisi I DPRD Kalsel ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur

JURNALKALIMANTAN.COM, JAWA TIMUR  – Guna mempertajam program Peningkatan Status Desa, Komisi I DPRD Kalsel bersama Dinas Pemberdayaan  Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Kalimantan Selatan bertolak ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur, Jum’at (27/05/2022).

Kepala Dinas PMD Kalsel , H. Fariied Fakhmansyah menyatakan kunjungan kerja dari Komisi I ke DPMD Jatim dalam rangka studi komparasi tentang status desa memang sangat tepat.

“Dari segi Status Desa memang kemajuan di Jawa Timur lebih bagus dibandingkan Provinsi lain yang ada di Jawa, jadi ini patut kita contoh ,” Ujar Fariied.

Adapun program untuk meningkatkan status Desa ada lima kategori yaitu Mandiri, Maju, Berkembang, Tertinggal dan Sangat Tertinggal.

”Pemprov Kalsel nantinya bersinergi dan didukung oleh wakil rakyat untuk berkomitmen bagaimana dengan setiap tahun program kita bisa meningkatkan Status Desa itu yang Sangat Tertinggal jadi Tertinggal, Tertinggal menjadi Berkembang, Berkembang jadi Maju dan Maju jadi Mandiri sehingga ke depan Provinsi Kalimantan Selatan bisa maju sejajar dengan Provinsi yang ada di pulau Jawa,” Harap Kepala Dinas PMD tersebut.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kalsel Hj. Rachmah Norlias, menambahkan dari pertemuan tersebut ada beberapa hal yang didapat yaitu Provinsi Jawa Timur ini mampu meningkatkan Desa Mandiri itu selama tiga tahun, di mana pada tahun 2019 terdapat 171 Desa Mandiri hingga tahun 2021 mencapai 697 Desa Mandiri, secara nasional Indeks Desa Membangun (IDM) di pulau Jawa, IDM untuk Jawa Timur  memiliki jumlah tertinggi mengalahkan daerah lain seperti Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Untuk Kalsel sendiri masih memiliki 98 Desa Tertinggal dan enam Desa Sangat Tertinggal.

“Pada tahun 2023 diharapkan Kalimantan Selatan dapat menghapuskan Desa Tertinggal dan Desa Sangat Tertinggal tersebut,”Pungkasnya.

(Yunn)