JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Sarwani, menyoroti seringnya pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah di Kalsel.
Ia menilai kondisi tersebut sangat mengecewakan dan meminta PT PLN segera memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat.
Menurut Sarwani, masyarakat berhak mengetahui penyebab utama terjadinya pemadaman listrik yang belakangan terus terjadi di berbagai daerah di Kalimantan Selatan.
”Kami berharap dalam waktu dekat PLN menyampaikan konferensi pers kepada publik terkait apa saja yang menjadi kendala sehingga wilayah Provinsi Kalimantan Selatan terus mengalami pemadaman bergilir,” ujar anggota DPRD Kalsel Fraksi partai Nasdem, Selasa (28/6/2026).
Sarwani menegaskan, apabila dalam beberapa minggu ke depan tidak ada respons positif maupun itikad baik dari pihak PLN, Komisi III DPRD Kalsel akan mengambil sikap tegas.
”Kami mewakili masyarakat Kabupaten Banjar menyatakan mosi tidak percaya kepada General Manager PLN dan meminta dilakukan evaluasi, khususnya terhadap kepala-kepala cabang yang dalam kondisi saat ini dianggap tidak bekerja secara maksimal,” tegasnya.
Terkait langkah DPRD, Sarwani mengatakan pemanggilan pihak PLN masih menunggu hasil rapat Banmus.
”Kami menunggu hasil Banmus. Mudah-mudahan secepatnya akan dilakukan rapat koordinasi dengan beberapa pihak terkait untuk menindaklanjuti persoalan PLN yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan,” katanya.
DPRD Kalsel berharap persoalan pemadaman listrik yang dikeluhkan masyarakat dapat segera diatasi melalui langkah konkret dari PLN serta koordinasi bersama pemerintah daerah.(YUN)













