JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Korban adalah Hamsan (70), seorang petani, warga Dusun Duko Laok Desa Duko RT 05 Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yang ditemukan dalam kondisi hanya tinggal tulang belulang.
Pria lanjut usia itu tewas di Pesisir Pantai Saghubing Desa Buddi, Kecamatan Arjasa, Rabu silam (22/8/2022).
Melihat hal tersebut, warga langsung melapor ke polsek setempat.
Menurut kesaksian istri korban, pada Kamis malam yang lalu (7/8), beberapa orang tidak dikenal datang ke rumah dan langsung membawa korban keluar.
Setelah itu, korban tidak pernah pulang ke rumah lagi, hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas dengan cara yang mengenaskan.
Atas kejadian tersebut, Resmob Polres Sumenep melakukan penyelidikan guna mencari identitas pelaku.
Hingga akhirnya mendapat informasi kalau seorang tersangka yang berinisial LV (19) melarikan diri ke daerah Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalsel.
Selanjutnya, Resmob pun berkoordinasi dengan Tim Macan Kalsel, guna mendalami informasi tersebut.
Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya persembunyian tersangka diketahui, dan berhasil diringkus Tim Resmob Polres Sumenep, didukung Tim Macan Kalsel, dan Resmob Polres Tanah Laut, di Jalan A. Yani Desa Sungai Cuka Kecamatan Kintap, Ahad kemarin (11/12).
Selanjutnya, ia dibawa ke Mapolres Sumenep guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka LV, ia beserta tersangka lainnya melakukan pembunuhan terhadap korban, lantaran korban diyakini memiliki ilmu santet, sehingga membuat mereka takut dan resah.
Dari pengakuan tersangka, korban dibunuh dengan cara mengikat kedua tangan dan kakinya, kemudian ditenggelamkan ke tengah laut, dan diberikan pemberat 2 batu agar jasadnya tidak muncul ke permukaan.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 340 KUHP juncto 338 KUHP tentang Tindak Pidana Pembunuhan Berencana, dengan ancaman penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara.
Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Kalsel Kombes M. Rifa’i membenarkan atas adanya penangkapan tersebut.
“Iya benar, pelaku diringkus di lokasi tersebut,” ucap Kabid Humas singkat, Selasa (13/12).
(Adt)














