JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Seluruh tahapan pilkada serentak 2024 telah berakhir, dengan akan dilantiknya para kepala daerah terpilih. Sisi lain dari penyelenggaraan pilkada ini, menurut Ketua Dayak Internasional Organisasi Kaukus Kalimantan Selatan Bujino A. Salan K., dapat menjadi momentum berbenah secara serentak.
Untuk itu, sebagai langkah awal sekaligus memperbaiki tata kelola penyelenggaraan pemda secara nasional yang terstruktur dan masif, ia mengusulkan diadakan audit kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah secara serentak pula.
“Sehingga menjadi bahan reviu bagi kepala daerah yang baru untuk melakukan pembenahan dan perbaikan, serta penyempurnaan pola kerja dan pendekatan yang lebih efisien dan efektif,” ungkap Bujino kepada jurnalkalimantan.com, Jumat (31/1/2025).
Ia pun mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, yang memulai upaya mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan profesional dan berkinerja, dengan melakukan asesmen kapasitas dan kapabilitas seluruh jajaran pejabat eselon II, dalam mengemban dan melaksanakan tugas jabatan untuk birokrasi yang bersih dan melayani.
“Tentunya kami masyarakat menyambut baik dan mendukung langkah baru, untuk lahirnya cara kerja baru yang lebih inovatif dan efektif guna percepatan pembangunan Banua,” tegas Bujino.
Ia pun berharap langkah ini bisa diikuti para bupati/wali kota terpilih nantinya. Namun sebelum pelantikan serentak pada 6 Februari, kalau tidak ada penundaan pelaksanaannya. Bujino berharap ada audit kinerja terhadap para penjabat (pj) bupati/wali kota, agar kepala daerah baru tidak ada beban dalam menjalankan tugasnya.
“Sangatlah bagus audit untuk pj bupati/wali kota dilakukan sebelum serah terima ke bupati/wali kota terpilih, baik audit kebijakan, audit administrasi, dan audit keuangan daerah. Hal ini untuk lebih memudahkan tanggung jawab masing masing,” pungkasnya.
(Tim)














