JURNALKALIMANTAN.COM, BALANGAN – Komitmen memperkuat keamanan pangan terus digencarkan. Balai POM di Tabalong bersama Pemerintah Kabupaten Balangan menggelar advokasi Program Nasional Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, serta Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Benteng Tundakan, Kantor Bupati Balangan, Paringin Selatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi.
Dalam sambutannya, Akhmad Fauzi menyampaikan apresiasi kepada BPOM RI melalui Balai POM di Tabalong atas pelaksanaan advokasi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional.
“Melalui tiga program ini, kita ingin memastikan generasi muda terhindar dari pangan berbahaya sehingga dapat tumbuh sehat dan produktif di masa depan,” ujarnya.
Ia berharap Kabupaten Balangan mampu menjadi daerah dengan masyarakat sehat, pangan aman, serta kualitas hidup dan kesejahteraan yang terus meningkat.
Sementara itu, Kepala Balai POM di Tabalong, Taufiqurrohman, menjelaskan bahwa desa, pasar, dan sekolah merupakan pilar utama aktivitas ekonomi sekaligus ruang interaksi masyarakat yang memiliki potensi risiko keamanan pangan jika tidak dikelola dengan baik.
“Seluruh hasil kegiatan ini akan direkap menjadi data dukung menuju kabupaten/kota pangan aman. Mudah-mudahan Balangan dapat meraih hasil optimal dan melindungi masyarakat dari berbagai risiko keamanan pangan,” jelasnya.
Saat ini, Desa Balida telah ditetapkan sebagai sasaran Desa Pangan Aman. Selanjutnya, program akan menyasar pasar serta dua sekolah untuk dibina sebagai Sekolah Pangan Aman.
Taufiqurrohman menambahkan, pasca-advokasi pihaknya akan membentuk kader keamanan pangan yang dibekali pengetahuan dan keterampilan, termasuk cara mendeteksi pangan berbahaya.
“Kader ini diharapkan mampu melindungi diri, keluarga, dan lingkungannya dari risiko pangan berbahaya,” pungkasnya.
(Sumber : MC Balangan)














