JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin mendadak riuh pada Selasa (31/3/2026) malam. Kedatangan tim dari kejaksaan yang dikawal ketat personel TNI berseragam lengkap, memicu spekulasi terkait adanya penggeledahan atau pemeriksaan mendalam.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah kendaraan operasional berlogo Korps Adhyaksa tampak terparkir di halaman kantor sejak sore hari.
Pengamanan ketat dari pihak TNI membuat suasana di sekitar lokasi terkesan tertutup bagi publik.
Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung cukup lama. Tim Kejaksaan terpantau berada di dalam gedung sejak pukul 16.30 Wita dan baru meninggalkan lokasi pada Rabu (1/4) dini hari sekitar pukul 00.30 Wita.
Setelah hampir delapan jam melakukan pemeriksaan, sejumlah petugas terlihat keluar membawa dua buah kotak putih yang diduga berisi dokumen atau barang bukti.
Rombongan kemudian meninggalkan lokasi menggunakan satu unit bus mini, dua mobil dinas kejaksaan, serta beberapa kendaraan pribadi.
Meski sempat beredar kabar bahwa kunjungan tersebut berasal dari Kejaksaan Agung, salah seorang pegawai KSOP yang enggan disebutkan namanya memberikan klarifikasi berbeda.
Ia menyebutkan bahwa tim yang datang merupakan personel dari Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan.
“Untuk keterangan lebih lanjut, silakan konfirmasi langsung ke pihak Kejaksaan,” ujarnya singkat sembari berlalu.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa di waktu yang hampir bersamaan, tim kejaksaan juga menyambangi Kantor Bea Cukai Banjarmasin di Jalan Barito Hilir Kelurahan Telaga Biru. Namun, saat dikonfirmasi, situasi di kantor tersebut sudah nampak normal.
“Saya kurang tahu pastinya, sepertinya (kunjungan) itu tadi sore,” kata salah satu pegawai Bea Cukai kepada awak media.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi baik dari pihak KSOP Kelas I Banjarmasin maupun Kejati Kalsel mengenai tujuan pasti dari pemeriksaan maraton tersebut.
(Api/Ahmad M)














