Sarwani: Jalan Rusak Ganggu Mobilitas dan Konektivitas

Ahmad Sarwani, Anggota Komisi III DPRD Kalsel

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Permasalahan infrastruktur jalan yang telah berusia puluhan tahun dan mengalami kerusakan parah harus menjadi perhatian serius.

‎Anggota komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Sarwani, menegaskan perlunya langkah cepat dan terencana dalam menangani kondisi jalan di Sungai Musang, Kabupaten Tanah Laut.

Menurut politisi Nasdem ini, persoalan tersebut harus segera mendapat perhatian dari pemerintah daerah, mengingat dampaknya yang luas terhadap mobilitas masyarakat dan konektivitas antarwilayah.

Ia menekankan pentingnya kejelasan kewenangan penanganan, apakah berada di tingkat provinsi, pemerintah pusat melalui balai, atau kabupaten.

“Penentuan kewenangan ini penting agar perencanaan bisa disusun secara matang dan tepat sasaran,” ujar sarwani ketika di temui di DPRD Kalsel, Selasa (21/4/2026).

Ia juga menyoroti tantangan geografis di wilayah tersebut, terutama terkait kondisi material yang cukup berat. Hal ini, lanjutnya, harus menjadi pertimbangan dalam menentukan metode pembangunan yang tepat dan berkelanjutan.

Sarwani menyebutkan, pemilihan konstruksi jalan seperti penggunaan beton atau aspal perlu dikaji secara komprehensif agar menghasilkan kualitas yang lebih tahan lama. Selain itu, seluruh tahapan perencanaan harus terintegrasi mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten.

Dari sisi pembiayaan, ia mendorong agar skema sharing anggaran antara pemerintah kabupaten dan provinsi kembali dioptimalkan. Menurutnya, sinergi pendanaan sangat penting untuk mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur.

“Pemerintah daerah juga harus aktif menjalin koordinasi intensif dengan pemerintah provinsi maupun pihak balai agar penanganan bisa segera dilakukan,” tegasnya.

Ia menambahkan, melalui musyawarah dan kerja sama yang baik antar pemangku kepentingan, setiap permasalahan diyakini dapat diselesaikan.

“Pemerintah provinsi pun diharapkan turut mendorong dan mengawal percepatan perbaikan infrastruktur, khususnya di wilayah Kabupaten Banjar dan sekitarnya,” pungkasnya. (YUN)