JURNALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Pengurus Besar Federasi Arung Jeram Indonesia (PB FAJI) masa bakti 2026–2030 resmi dilantik oleh Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, di Cilandak Marinir Driving Range. Kepengurusan baru dipimpin oleh Oni Junianto.
Dalam sambutannya, Marciano menyebut pelantikan ini sebagai bagian penting dalam sejarah perkembangan olahraga arung jeram di Indonesia. Ia juga mengapresiasi capaian prestasi atlet FAJI di level internasional, termasuk raihan medali pada IRF World Rafting Championship 2025 di Malaysia.
“Arung jeram memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai olahraga yang dicintai masyarakat sekaligus mendukung pariwisata,” ujarnya.
Marciano mendorong PB FAJI memaksimalkan potensi alam Indonesia yang kaya dan menantang untuk dikembangkan sebagai destinasi sport tourism.
PB FAJI sendiri mengusung semangat Satu Arus, Empat Pilar, Satu Tujuan yang berfokus pada prestasi, pariwisata, konservasi sungai, dan kebencanaan. Dukungan juga datang dari Kementerian Pariwisata yang menilai konsep tersebut sejalan dengan pengembangan sektor wisata berbasis olahraga.
Selain itu, FAJI aktif berkolaborasi dengan sejumlah lembaga seperti Basarnas, BNPB, dan PMI dalam pelatihan Swift Water Rescue serta pembentukan tim tanggap bencana FASTRAC.
Ketua Umum PB FAJI, Oni Junianto, menegaskan komitmennya untuk mendukung program prioritas nasional, termasuk Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Salah satu langkah strategis yang akan dilakukan adalah pengembangan database sport tourism serta penguatan program konservasi sungai.
“Ini menjadi langkah awal untuk memperkuat peran arung jeram dalam mendukung pariwisata dan keberlanjutan lingkungan,” ujarnya. (Viz)













