JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kejuaraan Wali Kota Cup Cabang Olahraga Panjat Tebing Tahun 2026 tak sekadar menjadi arena adu cepat dan ketangkasan para atlet muda. Ajang yang digelar di Kampus IBITEK Kayutangi, Senin (18/5/2026), juga menjadi ruang pembinaan karakter generasi muda di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks.
Sorak dukungan menggema sepanjang pertandingan ketika para atlet berusaha menaklukkan dinding panjat dalam kejuaraan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin itu.
Kejuaraan dibuka langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR. Suasana pembukaan semakin semarak saat Yamin ikut mencoba memanjat dinding panjat tebing, yang sontak mendapat sambutan antusias dari atlet dan penonton.

Turut hadir Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil, panitia pelaksana, pelatih, official, hingga atlet dari berbagai klub dan sekolah.
Dalam sambutannya, Yamin menegaskan olahraga panjat tebing tidak hanya mengandalkan kemampuan fisik, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, fokus, strategi, dan kekuatan mental yang dibutuhkan generasi muda.
“Panjat tebing mengajarkan daya juang dan keberanian mengambil keputusan. Kami ingin anak muda Banjarmasin punya ruang untuk berprestasi dan berkembang,” ujarnya.
Menurut Yamin, kehadiran kompetisi olahraga menjadi salah satu cara menciptakan ruang positif bagi generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif sekaligus memiliki wadah untuk mengembangkan potensi diri.
Di sela kegiatan, Yamin juga menyinggung pentingnya sinergi dunia akademik dengan pemerintah daerah. Ia berharap Kampus IBITEK dapat melahirkan inovasi yang mampu membantu penyelesaian persoalan perkotaan, termasuk pengelolaan sampah di Banjarmasin.
Semangat pembinaan atlet turut dirasakan peserta. Salah seorang atlet muda, Muhammad Khairul Azzam atau akrab disapa Azam, mengaku semakin termotivasi setelah mendapat perhatian langsung dari Wali Kota terhadap cabang olahraga panjat tebing.
“Saya merasa antusias dan bersemangat mengikuti lomba ini. Rasanya ingin memberikan kemampuan terbaik supaya bisa juara satu di Wali Kota Cup panjat tebing ini,” ujarnya.
Azam berharap pembinaan oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia Kota Banjarmasin terus berkembang, baik dari sisi kualitas atlet maupun fasilitas latihan.
“Harapan ulun, FPTI Kota Banjarmasin bisa lebih berkembang lagi, makin banyak atlet bagus, dan fasilitas latihan semakin baik,” pungkasnya.
(Hik/Ang)













