Dislautkan Kalsel Perkuat Pengawasan dan Singkronkan Data Usaha Perikanan

Foto bersama Kepala Dislautkan Kalsel, Rusdi Hartono dengan Peserta Pertemuan Validasi dan Singkronisasi Kepatuhan Pelaku Usaha Perikanan Semester I Tahun 2026. (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Pertemuan Validasi dan Sinkronisasi Kepatuhan Pelaku Usaha Perikanan Semester I Tahun 2026 di Aula Dislautkan Kalsel, belum lama ini.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dislautkan Kalsel, Rusdi Hartono, melalui Sekretaris Dislautkan Kalsel, Nadiyah. Pertemuan dihadiri jajaran Dislautkan Kalsel, perangkat daerah yang membidangi perikanan kabupaten/kota, UPTD Pelabuhan Perikanan, serta para pelaku usaha perikanan.

Kepala Dislautkan Kalsel, Rusdi Hartono, mengatakan kegiatan ini merupakan upaya untuk melakukan evaluasi, validasi, dan sinkronisasi data kepatuhan pelaku usaha perikanan, khususnya terkait pemenuhan dokumen perizinan berusaha serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Melalui pertemuan ini diharapkan terwujud data kepatuhan pelaku usaha perikanan yang valid, akurat, dan terintegrasi sebagai bahan evaluasi dalam mendukung pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan yang lebih optimal di Kalimantan Selatan,” ujar Rusdi Hartono.

Kepala Dislautkan Kalsel, Rusdi Hartono (kiri) Saat Menyerahkan Piagam Penghargaan Kepada Salah Satu Peserta Pertemuan Validasi dan Singkronisasi Kepatuhan Pelaku Usaha Perikanan Semester I Tahun 2026

Menurutnya, data yang valid dan terintegrasi menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan efektivitas pengawasan serta memastikan seluruh aktivitas usaha perikanan berjalan sesuai regulasi yang berlaku.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, UPTD pelabuhan perikanan, dan para pelaku usaha, Dislautkan Kalsel berkomitmen mewujudkan tata kelola sektor kelautan dan perikanan yang tertib, berkelanjutan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Pada kesempatan itu juga di berikan penghargaan atau apresiasi kepada Kabupaten/ Kota yang mendapat tingkat kepatuhan tertinggi tahun 2025, yakni Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar dan Kotabaru.

(Sumber : Dislautkan Kalsel)