Isi Jabatan Strategis yang Kosong, Wali Kota Banjarmasin Lantik Tujuh Kepala SKPD

Isi Jabatan yang Kosong, Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR melantik tujuh Kepala SKPD, di Aula Kayuh Baimbai Balai Kota Banjarmasin, Senin (3/8/26). (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin. Pelantikan yang berlangsung di Aula Kayuh Baimbai Balai Kota Banjarmasin, Senin (3/8/2026),

Ini menjadi langkah untuk mengisi sejumlah jabatan strategis yang sebelumnya kosong.

Tujuh pejabat yang dilantik masing-masing Ashadi Himawan sebagai Sekretaris DPRD, Yanuar Diansyah sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Febpry Ghara Utama sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik, Ignasius Rizki Perdana sebagai Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Hendra sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Eka Rahayu Normasari sebagai Kepala Dinas Sosial, serta Jefrie Fransyah sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Dalam arahannya, Wali Kota Muhammad Yamin menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, melainkan bagian dari upaya memperkuat efektivitas birokrasi dan mempercepat pelaksanaan program pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat.

“Saya minta seluruh pejabat yang baru dilantik agar bisa langsung beradaptasi dengan instansi yang dipimpin. Kita ingin mereka tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi juga terjun langsung ke lapangan untuk memastikan apa yang menjadi keresahan masyarakat benar-benar diketahui dan ditindaklanjuti,” tegasnya.

Yamin juga meminta seluruh kepala SKPD memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas perangkat daerah agar setiap persoalan yang dihadapi Kota Banjarmasin dapat ditangani secara terpadu.

“Kita ingin tiap SKPD saling merangkul, berkoordinasi, dan berkolaborasi menggali apa yang menjadi permasalahan di Banjarmasin. Di bawah komando Pak Sekda, seluruh program harus diawasi agar benar-benar berdampak bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Perhatian khusus juga diberikan kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang baru dilantik. Menurut Yamin, tantangan penanganan sampah saat ini membutuhkan kerja ekstra, terlebih setelah Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Basirih tidak lagi beroperasi sejak awal 2025 karena persoalan lingkungan.

“Kepala dinas yang baru dilantik harus bekerja lebih keras dan tidak mengenal waktu lagi. Persoalan sampah di Banjarmasin harus dituntaskan melalui inovasi, kreativitas, dan sosialisasi pemilahan sampah kepada masyarakat,” katanya.

Selain itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik juga diminta segera menata jaringan kabel optik di Kota Banjarmasin melalui sistem yang lebih tertata guna mendukung estetika dan kenyamanan lingkungan perkotaan.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto menjelaskan, bahwa pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari proses seleksi terbuka untuk tujuh jabatan pimpinan tinggi pratama yang telah memperoleh persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Seluruh proses seleksi terbuka telah selesai dan mendapatkan persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara, sehingga pelantikan dapat dilaksanakan hari ini,” ujarnya.

Prosesi pelantikan ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari Wali Kota, Sekretaris Daerah, serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Banjarmasin. Dengan terisinya tujuh jabatan strategis tersebut, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap kinerja birokrasi semakin responsif, profesional, dan mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.

(Adv/Ih)